Jaring 145 Pelanggar Lalu Lintas

HUT ke-68 POM TNI AU
PAKIS  - Sebanyak 145 orang pengendara yang melintas di Jalan Raya Lanud Abdulrachman Saleh terjaring operasi gabungan. Operasi yang melibatkan POM Lanud Abd Saleh dan Satlantas Polres Malang ini memeriksa semua kendaraan yang melintas di jalan menuju Bandara, baik sepeda motor, mobil maupun truk.
Dari 145 pengendara yang terjaring operasi, dua anggota Lanud Abd Saleh ikut terjaring dalam operasi gabungan itu. Dua anggota ini melakukan pelanggaran tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), lagi membawa STNK. Operasi itu digelar dalam rangka HUT ke-68 POM TNI AU.
“Ada 145 pengendara kendaraan yang terjaring saat operasi tadi, dua merupakan anggota, yang kemudian kami serahkan kepada pihak POM AU, sedangkan untuk pengendara sipil langsung kami berikan surat tilang,’’ kata Brigadir Lusianto kepada Malang Post, kemarin.
Lusi menyebutkan, untuk pengendara sipil yang melakukan pelanggaran, umumnya tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK. Ada juga beberapa pengendara yang perangkat kendaraan yang tidak sesuai, seperti spion, ban, atau plat nomor.
“Pengendara sipil ada satu yang terjaring razia karena tidak menggunakan helm. Sedangkan umumnya mereka tidak mimiliki SIM dan tidak membawa STNK,’’ tambahnya.
Pengendara yang lupa tidak membawa STNK tidak langsung diberikan surat tilang. Sebaliknya, mereka diminta lebih dulu mengambil STNK nya untuk kemudian ditukar dengan surat tilang. “Mereka harus mengambil STNK dulu, dan jaminannya adalah kendaraan. Kalau STNK tidak ada, maka motornya yang kami amankan. Tapi dalam operasi tadi  tidak ada motor yang kami amankan, kami hanya mengamankan surat-surat saja,’’ katanya.
Sementara Komandan Satpom AU Lanud Abd Saleh Letkol Pom Eri Yulianto mengatakan masih banyak masyarakat sipil yang terjaring dalam sweeping ini. Mereka tidak melengkapi surat-surat,  kelengkapan kendaraan seperti spion, helm yang tidak standar.
“Kasus pelanggaran berlalu lintas kami limpahkan ke Kepolisian setempat untuk penyelesaian lebih lanjut,’’ urainya.
Tidak terkecuali dengan dua anggota yang melakukan pelanggaran, Eri mengatakan akan menindak secara tegas. “Tidak ada bedanya, anggota yang melanggar juga ditilang,’’ tandasnya.(vik/aim)