Pencuri Spesialis Rumah Kosong Gentayangan

MALANG – Kawanan pencuri spesialis rumah kosong mulai gentayangan lagi. Dua hari berturut-turut kawanan pelaku beraksi di rumah warga. Yakni di Jalan Kepundung Kecamatan Sukun dan di Jalan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang. Dari dua TKP tersebut, pelaku berhasil menggasak barang-barang berharga senilai sekitar Rp 15 juta.
Di Jalan Kepundung Kecamatan Sukun, pelaku yang diperkirakan lebih dari seorang, beraksi di rumah Ribet K, 78 tahun. Pelaku beraksi Jumat (31/10) siang ketika rumah dalam kondisi kosong. Korban serta keluarganya saat itu sedang pergi sejak pagi hari. Sebelum pergi, korban sudah memastikan rumah dalam keadaan terkunci.
Ketika korban kembali pulang sekitar pukul 11.00, kaget setelah melihat pintu samping rumah dalam keadaan terbuka dan rusak. Saat dicek di dalam rumah, ternyata HP Samsung serta uang tunai sekitar Rp 5 juta miliknya telah hilang. Kejadian inipun, oleh korban langsung dilaporkan ke  petugas Polsekta Sukun.
“Laporan korban sudah ditangani oleh petugas Polsekta Sukun. Saat ini pelakunya masih dalam proses penyelidikan. Untuk kerugian, sesuai laporan korban sekitar Rp 6 juta,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Sedangkan peristiwa pencurian di Jalan Lesanpuro Kecamaan Kedungkandang, terjadi sehari sebelumnya, di rumah milik Pradana Feriono. Kejadian diperkirakan terjadi siang hari ketika rumah juga dalam kondisi kosong. Sebelum diketahui disatroni pencuri, sekitar pukul 08.00 korban berangkat kerja.
Seperti biasanya sebelum pergi, korban memastikan rumah dalam kondisi terkunci, termasuk pintu pagar rumahnya. Ketika pulang kerja sekitar pukul 14.30, korban kaget ketika barang-barang berharga miliknya sudah hilang. Antara lain televisi merek Sanyo, laptop merek Acer, cincin emas, HP Nokia serta uang sebesar Rp 3 juta.
Ketika dicek ke belakang rumahnya, ternyata genteng kaca dapur rumahnya terbuka. Pelaku diperkirakan masuk ke dalam rumah dengan memanjat dinding dan merusak genteng. Karena merasa dirugikan dan yakin rumahnya telah disatroni maling, korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsekta Kedungkandang. Kerugian yang dialami korban sekitar Rp 9 juta.(agp/nug)