Penadah Barang Rampokan Istri WNA Diciduk

KEPANJEN-Dua pria yang diduga sebagai penadah barang hasil rampokan milik Alfin, 45 tahun istri Robert warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat yang tinggal di Jalan Kauman Gang II Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, berhasil diciduk Buser Polres Malang, Selasa kemarin.
Kedua tersangka yang teridentifikasi bernama Mulyadi alias Jack, 35 tahun warga Desa/Kecamatan Tumpang dan Imron Rosadi, 40 tahun warga Desa/Kecamatan Wajak itu, ditangkap petugas di dua lokasi berbeda. Aksi mereka dilakukan pada 22 Oktober lalu.
“Terungkapnya dugaan ini, dari pengembangan barang bukti HP yang berhasil dibawa kabur kawanan pelaku setelah berhasil merampok harta Alfin. Dugaan terhadap kedua tersangka adalah sementara penadah,,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post, kemarin.
Kali pertama yang ditangkap, yakni Imron di lokasi counter miliknya di Wajak. Dari lokasi itu, petugas menyita HP Grand dros dan S4, yang diduga kuat milik korban perampokan. Dalam pengembangan tersangka, petugas pun menangkap Jack dengan barang bukti Samsung tab 10 inci.
Jack yang disebut-sebut sebagai tangan pertama mendapatkan barang dari hasil perampokan, menjelaskan kalau dirinya membeli seharga Rp 5,5 juta, tiga unit barang yang dijual batangan tersebut. Yakni, dua unit yang disita dari Imron dan Samsung yang masih di counternya.
“Saya membeli itu dari seorang pelanggan yang biasa menjual HP batangan. Siapa nama dan alamatnya di mana, saya tidak paham. Masalahnya, orang tersebut yang mendatangi counter,” ujar Jack.
Disinggung mengenai hasil perampokan, Jack menjelaskan, kalau dirinya tidak tahu-menahu. Masalahnya, HP yang biasa dijual tidak bermasalah atau berurusan dengan polisi.
“Tahu saya, HP nya tidak sampai berurusan panjang (dengan polisi),” tambahnya.
Imron dalam pemeriksaan mengaku, kalau dirinya hanya sebatas pembeli. Termasuk, tidak tahu kalau barang yang dibelinya ternyata hasil kejahatan. “Saya tidak tahu itu. Saya membelinya dari Jack,” ujarnya. (sit/aim)