Ngantuk, Truk Muatan Kertas Ekamas Terguling

SINGOSARI - Apes dialami sopir truk tronton N 8342 UG, Momon Khairudin, 34 tahun warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Sabtu dini hari sekitar pukul 04.15 kemarin.  Truk tronton yang dikendarainya, tiba-tiba oleng ke kanan sehingga menghantam median jalan dan rambu-rambu lalu lintas, di Jalan Raya Song-song, Kecamatan Singosari atau kilometer 75-76 Surabaya-Malang.
Akibat kejadian itu, arus kendaraan tujuan Lawang menjadi macet. Truk yang bermuatan kertas rol sebanyak 10 glondong menutup seluruh badan jalan tujuan Lawang. Masing-masing kertas glondongan itu berat sekitar 1,2 ton,
Dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa, Momon hanya mengalami luka ringan di bagian tangan. Sementara arus kendaraan, mulai terurai sekitar pukul 09.00, setelah kendaraan berat membantu proses evakuasi.
“Karena seluruh badan jalan sempat berhenti total, makanya anggota sempat menerapkan contra flow untuk mengurai kemacetan. Sehingga, semua akses jalan bisa kembali lancar,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Decky Hermansyah kepada Malang Post, kemarin.
Disinggung mengenai penyebab kecelakaan tunggal, mantan Kasatreskrim Polres Malang itu menjelaskan, diduga kuat sopir ngantuk saat mengemudikan kendaraan. Sehingga, tronton yang awalnya berjalan mulus, tiba-tiba oleng dan menghantam median jalan.
“Dari keterangan yang didapat, diduga sopirnya ngantuk,” tambahnya.
Masih menurut Kapolsek, kecelakaan tunggal itu terjadi, ketika kendaraan yang pagi itu melaju dari Pagak atau PT Ekamas Fortuna, hendak mengantarkan muatan ke Surabaya. Saat melintasi Jalan Raya Singosari, tronton tidak mengalami kendala atau masalah. Namun, saat sampai di TKP, kendaraan tiba-tiba melaju terlalu ke kanan.
Tidak berhenti sampai di situ, tronton kemudian menghantam median jalan dan rambu-rambu. Tronton yang tidak terkontrol itu, selanjutnya berhenti setelah terguling di tengah jalan. (sit/aim)