Polisi Gadungan Peras Pengendara Sepeda Motor

KEPANJEN – Mengaku anggota Polisi, Adi Wibowo, 34 tahun, warga Desa Senggreng Kecamatan Sumberpucung melakukan aksi pemerasan terhadap Bunga, 16 tahun, warga Dusun Ngrancah Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung
Kapolsek Kepanjen Kompol Sulistyo Nugroho menjelaskan, saat melancarkan aksinya tersebut, pelaku mengaku sebagai petugas kepolisian dari Polsek Sumberpucung.
“Sebelumnya, pelaku seorang diri membuntuti korban yang saat itu berboncengan sepeda motor bersama temannya,” ujar Kapolsek kepada Malang Post kemarin.
Sesampainya di sekitar sawah di Kelurahan Ardirejo Kecamatan Kepanjen, pelaku menghentikan sepeda motor yang dinaiki oleh keduanya. Alasan mengecek kelengkapan surat-surat.
“Karena jam malam, tersangka menyuruh korban untuk ikut bersamanya untuk di bawa ke Mapolsek Sumberpucung bertujuan dilakukan pendataan Sedangkan teman laki-laki korban, ditinggal di tempat tersebut,” terangnya.
Lantaran ketakutan, korban pun menuruti permintaan tersangka. Menggunakan sepeda motor milik tersangka, dengan niatan untuk dibawa ke Mapolsek Sumberpucung. Namun, oleh tersangka hanya dibawa ke depan Mapolsek Sumberpucung. Setelah dari tempat itu, kemudian korban dibawa ke area persawahan yang terlekati di dekat Lokalisasi Suko.
“Di tempat itulah, tersangka mengancam korban untuk menyerahkan barang berharganya yang terdiri dari HP Samsung dan uang tunai senilai Rp 104 ribu. Selain itu, tersangka juga sempat mencekik korban dan ditinggal begitu saja di tempat tersebut,” kata perwira menegah (Pamen) dengan satu melati di pundaknya ini.
Korban pun tidak berdaya. Teman laki-lakinya yang ditinggalkan tersebut curiga dan sudah terlebih dahulu melaporkan perisitiwa tersebut ke Polsek Kepanjen. Mendapati laporan itu, petugas lalu bergegas melakukan penangkapan. Berbekal plat nomot sepeda motor milik tersangka, akhirnya kasus ini dapat terungkap.
“Korban yang ditinggal di sawah tersebut, mencatat plat nomor sepeda motor tersangka. Sehingga memudahkan pencarian dan dilakukan penangkapan di rumah tersangka,” terangnya. (big/aim)