Lagi, Komplotan Budak Ganja Diringkus

AMANKAN : Budak ganja diamankan Satuan Reskoba Polres Malang Kota.

MALANG – Satuan Reskoba Polres Malang Kota, kembali menunjukkan tajinya dalam membongkar jaringan narkotika di Kota Malang. Setelah menangkap lima mahasiswa salah satu PTS di Malang yang terlibat jaringan daun ganja kering, kemarin lima orang budak ganja kembali diamankan.
Dari lima tersangka ini, polisi mengamankan barang bukti yang lumayan cukup besar. Yakni lima kilogram daun ganja kering yang dibungkus kertas dengan dibalut lakban coklat. Menariknya,  jaringan ini juga melibatkan salah satu narapidana kasus narkoba yang kini mendekam di LP Madiun.
Kelima tersangka adalah, Dedi Faisal Abdillah (DFA), 23 tahun, warga Jalan Sulfat Agung XII, Kecamatan Blimbing. Abdul Bagi Bobsaid (ABB), 21, warga Jalan Ade Irma Suryani Malang, yang tinggal di Jalan Bali Winata IV, Pakis. Andi Yuli Iswanto, 36 tahun, warga Kupang Gunung Timur – Surabaya. Mochammad Sumiaji, 41 tahun, warga Gondang, Tanggulangin – Sidoarjo. Dan  Paskananda Yoga Pratama, 19 tahun, warga Jalan Sulfat Agung XII Malang.
“Mereka ini kami amankan secara terpisah. Untuk pemasok ganja yang diketahui dari salah satu narapidana di LP Madiun, saat ini sedang didalami dan diselidiki,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Penangkapan kelima budak ganja ini, berawal dari tertangkapnya Dedi Faisal Abdillah dan Abdul Bagi Bobsaid di Jalan Simpang Sulfat Selatan Malang. Mereka ditangkap sesaat setelah menjual ganja. Dari tangan keduanya ini, semula polisi mengamankan barang bukti satu bungkus ganja seberat 9,2 gram yang disimpan dalam rokok.
Dari keterangannya, mereka membeli ganja itu dari temannya yang kini mendekam di LP Madiun. Mereka membeli ganja satu kilogram sekitar sebulan lalu. Ganja tersebut sebagian besar sudah dijual dan tinggal 9,2 gram. Salah satunya kepada Paskananda Yoga Pratama. Polisi pun lalu mengembangkan dan berhasil menangkapnya di sekitar Lapangan Rampal.
“Pemesanannya melalui komunikasi lewat telepon HP. Kemudian tersangka DFA dan ABB mentransfer uang pembelian. Setelah itu mereka diminta mengambil barangnya di fly over Lawang,” ujar Nunung.
Tidak putus ditiga tersangka tersebut. Polisi masih terus mengembangkan kasusnya. Hasilnya berhasil menangkap Andi Yuli Iswanto dan Mochammad Sumiaji, di Jalan Asahan, Kelurahan Purwantoro Malang. Mereka ini adalah kurir dari narapidana yang mendekam di LP Madiun. Mereka kenal karena sebelumnya juga pernah mendekam di LP sekitar empat tahun.
Dari penangkapan Andi Yuli Iswanto dan Mochammad Sumiaji, semula polisi mengamankan satu kilogram ganja kering. Namun setelah dikembangkan dengan menggeledah rumah Mochammad Sumiaji, polisi menemukan empat kilogram ganja.“Mereka ini kami jerat dengan pasal 111 dan 114 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara,” paparnya.(agp/nug)