Ringkus Dua Pemuda Pemilik Ribuan Pil Koplo

MALANG – Bendera perang terhadap peredaran narkotika di Kota Malang, terus dikibarkan aparat kepolisian. Tidak hanya Unit Satuan Reskoba, Polsek jajaran Polres Malang Kota juga ikut memberantas peredaran barang haram tersebut. Kemarin, petugas Reskrim Polsekta Sukun menangkap dua pemuda yang kedapatan menyimpan serta memiliki ribuan butir pil koplo jenis dobel L.
Keduanya diketahui berinisial MAP, 19 tahun, warga Jalan Moch Juki, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Dan WD, 24 tahun, warga Jalan Moch Rasyid, Kecamatan Sukun. Mereka ini ditangkap di Jalan Raya Sedudut, Kelurahan Mulyorejo, Sukun. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sembilan bungkus plastic yang masing-masing berisi 1000 butir pil koplo Dobel L warna putih.
Kapolsekta Sukun, Kompol Toyib Subur, dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar kami memang mengamankan dua pemuda yang kedapatan memiliki pil koplo. Namun karena termasuk narkoba, usai kami periksa mereka langsung kami serahkan ke Unit Reskoba Polres Malang Kota,” ungkap Toyib Subur.
Mantan Kapolsek Tirtoyudo ini menerangkan, penangkapan kedua pemuda ini berawal dari informasi masyarakat kepada petugas. Masyarakat memberitahukan kalau kedua pemuda ini, kerap mengkonsumi pil koplo. Bahkan, dikabarkan mereka juga menjual pil setan tersebut kepada para pemuda.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi lalu melakukan penyelidikan. Ketika mendapat kabar kalau keduanya hendak menjual barang haram itu kepada orang lain, petugas lalu melakukan penangkapan. Barang bukti pil koplo tersebut ditemukan di dalam tas punggung warna hitam.
Akibat perbuatannya tersebut, mereka dijerat dengan pasal 196 dan 197 Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun kurungan penjara. “Keduanya memang sudah kami limpahkan ke Polres Malang Kota, tetapi kami tetap akan mengembangkan kasusnya,” ujar Toyib.(agp/nug)