Tanya Tiket Travel , Lakukan Perampokan

SASARAN PERAMPOKAN : Kantor  CV Buana Persada Jaya di depan Kantor Samsat Kota Malang Jalan Raya S Supriadi yang menjadi lokasi perampokan.

MALANG – Warga sekitar Jalan Raya S Supriadi, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Jumat (14/11) siang lalu ngamuk. Mereka menangkap serta menghakimi Untung Slamet, 38 tahun, warga Jagir Wonokromo – Surabaya. Ia menjadi sasaran amuk massa, saat melakukan percobaan perampokan di kantor CV Buana Persada Jaya.
Beruntung saat massa semakin banyak, pelaku yang beraksi seorang diri ini segera diamankan petugas Polsekta Sukun yang cepat datang ke lokasi. Selanjutnya bersama dengan barang bukti senjata api (senpi) tembak listrik jenis Stumgun dan Tasergun ini, pelaku digelandang ke Mapolsekta Sukun.
“Pelaku sudah kami amankan bersama dengan barang buktinya. Ia mengaku melakukan aksi seorang diri. Usai kami periksa, tersangka langsung kami limpahkan ke Polres Malang Kota,” ungkap Kapolsekta Sukun, Kompol Toyib Subur.
Aksi percobaan perampokan ini, terjadi sekitar pukul 12.30. Saat kejadian kantor CV Buana Persada Jaya yang berjualan tiket travel yang berada di depan Kantor Samsat ini, dijaga oleh korban Dita Dwi Agustina, 21 tahun, warga Jalan Terusan Mergan Raya XIX, Kelurahan Tanjung, Sukun. Ketika korban sendiri, pelaku Untung datang sendirian.
Kepada korban, tersangka berpura-pura menanyakan tiket travel tujuan Jakarta. Setelah mendapat jawaban dari korban, pelaku lalu duduk di ruang tunggu sembari telepon seseorang. Tak lama kemudian, pelaku meminta tissue yang kemudian izin pada korban untuk menumpang ke kamar mandi.
Tak lebih dari lima menit, tiba-tiba korban mendengar suara seperti tembakan serta merasakan sakit di punggungnya. Ketika menoleh ke belakang, pelaku sudah menodongkan senpi listrik sembari mengatakan jangan bergerak. Korban yang ketakutan hanya terdiam. Saat melihat korban mengeluarkan alat setrum, korban memanfaatkan untuk berlari.
Namun pelaku langsung menarik baju korban, hingga membuat korban terjatuh dan bajunya lepas. Takut terjadi apa-apa, korban langsung berteriak minta tolong. Tetapi pelaku malah membekap mulut korban. Beruntung warga sekitar yang sempat mendengar teriakan korban, langsung berdatangan. Selanjutnya warga beramai-ramai menangkap pelaku. “Pengakuannya, tersangka ini mau merampok barang-barang berharga termasuk uang,” ujar Toyib Subur.(agp/nug)