Hamil Tua, Bunga Laporkan Pacar

MALU: Tersangka SK, menutupi wajahnya saat diperiksa di ruang penyidik Polres Malang.

TUMPANG – Kekerasan seksual pada anak kembali terjadi. SK (18 tahun), warga Desa Pulungdowo, Kecamatan Tumpang tega menghamili adik kelasnya di sekolah. Bunga (15 tahun) bersama keluarganya, saat ini harus menanggung malu, karena Bunga sudah hamil tua.
Kejadian tidak senonoh itu, dilakukan tersangka pada pertengahan Apil lalu, di rumah korban dengan memanfaatkan kondisi rumah yang sepi.
“Berdasarkan keterangan dari pihak korban dan bukti yang didapat, petugas akhirnya melakukan penangkapan terhadap SK,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post, kemarin.
Tersangka yang kemarin menjalani pemeriksaan di Polres Malang, tidak mengelak dengan perbuatan yang sudah dilakukan. Dia mengaku perbuatan itu hanya dilakukan sekali. Dengan kondisi yang sudah hamil tua, SK mengaku siap untuk menikahi korban, jika pihak keluarga menuntut pertanggungjawabannya.
“Dia (Bunga, red) itu pacar saya. Kalau dia hamil, saya siap menikahinya,” ujar SK.
Disinggung mengenai perbuatannya, dirinya kenal dan berpacaran dengan korban sudah sekitar setahun. Saat kejadian, dirinya usai bermain sepak bola hendak menemui kakak korban.
“Saat itu kakak korban tidak ada di rumah. Justru yang ada saat itu hanya pacar saya. Makanya, saya pun tidak langsung pulang. Namun, tetap berada di rumahnya,” ungkapnya.
Karena rumah dalam kondisi sepi itulah, pikiran busuk merasuki nafsunya. Dia bersama Bunga nekat melakukan hubungan badan. Usai kejadian itu, tersangka mengaku sudah tidak pernah bertemu lagi dengan korban.
“Usai kejadian itu, pacar saya tiba-tiba sudah tidak ada di rumah. Saya sendiri tidak berani tanya kepada pihak keluarganya. Termasuk, kepada kakak korban,” imbuhnya. (sit/aim)