Tangkap Maling Motor, Kecolongan Maling Mobil

MALANG – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), akhir pekan lalu diringkus petugas Satreskrim Polsekta Sukun. Mereka ditangkap karena kasus pencurian sepeda motor Yamaha Mio, di Jalan Jalan Joyo Utomo, Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, pada 8 November lalu. Keduanya dibekuk saat hendak menjual motor hasil hasil kejahatan.
Keduanya adalah Agus Slamet alias Pethil, 18 tahun, warga Jalan Tebo Selatan, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Dan Joko Santoso alias San, 30 tahun, warga Bukitduri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Barang buktinya, selain sepeda motor hasil kejahatan, juga sebuah kunci T.
Kapolsekta Sukun Kompol Toyib Subur  membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, penangkapan kedua tersangka curanmor ini, berawal dari informasi yang diperoleh anggotanya, kalau Pethil serta San hendak menjual sepeda motor bodong.
Karena diyakini sepeda motor itu hasil kejahatan, polisi lalu melakukan penyelidkkan. Begitu keduanya hendak menjual motor curian kepada orang lain, petugas langsung menangkapnya. “Saat kami tangkap mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi setelah kami temukan juga barang bukti kunci T,” ujar Toyib.
Dalam pemeriksaan, baik Pethil ataupun San, sama-sama mengaku sudah dua kali mencuri sepeda motor. Selain mencuri sepeda motor Yamaha Mio di Jalan Joyo Utomo, mereka juga mengaku pernah mencuri motor di wilayah Kecamatan Wagir.
“Untuk pengakuannya memang baru dua kali saja, tetapi kemungkinan masih ada TKP lain yang belum diakui. Dan untuk mengembangkan kasusnya, keduanya kami lipahkan ke Unut Reskrim Polres Malang Kota,” tuturnya.
Disisi lain, aksi pencurian mobil terjadi di Jalan Karya Timur Wonosari, Kecamatan Blimbing, Jumat siang lalu. Sebuah mobil merek Suzuki ST 100 nopol N 1641 AB, milik Ngatiningsih, 55 tahun, raib. Mobil hilang dicuri ketika diparkir di tanah kosong milik warga yang tak jauh dari rumah korban. Akibat peristiwa tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 45 juta.
Menurut keterangan korban kepada petugas saat laporan, sebelum hilang mobil diparkir di tanah kosong milik warga. Setelah semua pintu terkunci, oleh korban langsung ditinggal pulang. Beberapa jam kemudian, ketika dilihat ternyata mobil sudah tidak ada ditempatnya semula.(agp/nug)