Kian Marak,Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil

MALANG – Polisi memang  harus kerja keras lagi, untuk menumpas pelaku kejahatan di Kota Malang. Pasalnya, pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil, akhir-akhir ini semakin marak. Mereka beraksi tidak hanya di tempat sepi, tetap juga berani di tempat keramaian.
Seperti yang terjadi di Jalan Danau Tigi, Sawojajar – Kedungkandang, akhir pekan kemarin. Pelaku yang diperkirakan beraksi lebih dari seorang ini, berhasil mencuri tas berisi perhiasan emas putih seberat 70 gram, handphone BB Q-10 serta beberapa identitas penting, milik Anita Angraini, 27 tahun, warga Perum Green Hannan, Bumiayu – Kedungkandang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengaku telah mengalami kerugian lumayan cukup besar, yakni sekitar Rp 100 juta. Sementara kasus pencurian itu, oleh korban langsung dilaporkan ke petugas Polres Malang Kota. Saat ini, perkaranya masih dalam tahap penyelidikan.
Diperoleh keterangan, peristiwa yang dialami korban Anita ini, terjadi sekitar pukul 16.30. Sebelumnya korban berangkat dari rumah seorang diri dengan mengendarai mobil Grand Livina N 1486 BD. Tujuannya ke Salon Vena yang ada di Jalan Danau Tigi, Sawojajar – Kedungkandang.
Setiba di lokasi, korban langsung memarkir mobilnya di depan salon. Setelah itu korban langsung masuk ke dalam salon. Korban lupa tidak membawa tas yang berisi perhiasan serta HP. Tas tersebut tetap berada di jok tengah.
Beberapa menit kemudian, korban diberitahu oleh pemilik salon kalau kaca mobil tengah sebelah kiri pecah. Saat diberitahu, korban langsung mengecek ke dalam mobilnya. Ternyata tas yang berisi barang-barang berharga sudah tidak ada.
“Laporan korban sudah diterima, dan saat ini kasusnya masih diselidiki dengan meminta keterangan saksi-saksil. Dengan kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menaruh barang berharga di dalam mobil, ketika mobil diparkir dan ditinggal pergi,” tutur Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.(agp/nug)