Kakak-Adik Jadi Bandar Sabu

MALANG – Perederan narkotika di Kota Malang, masih cukup marak. Terbukti dengan kembali diamankannya dua budak narkoba oleh Satuan Reskoba Polres Malang Kota, akhir pekan kemarin. Usai panen pelaku daun ganja kering, kini polisi mengamankan jaringan pelaku narkoba jenis sabu-sabu (SS).
Tersangkanya dua orang yang merupakan kakak beradik, warga Jalan Karya Barat Malang. Yakni Saiful Arif (SA), 23 tahun serta Muhammad Takdir alias Mamat, 20 tahun. Keduanya ini diketahui bekerja sebagai tukang parkir di sebuah Hotel di Jalan Jaksa Agung Suprapto Malang. Barang bukti yang diamankan dari mereka, seperangkat alat hisap serta sebuah timbangan elektrik.
Informasi yang diperoleh, penangkapan kedua kakak beradik dalam kasus narkoba jenis SS ini, bermula dari tertangkapnya seorang pemakai SS, di Jalan Brigjen S Riadi Malang. Polisi yang menangkap lalu mengembangkan kasusnya. Dalam pemeriksaan diakui kalau SS dibeli dari Mamat.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi lalu mencari keberadaan Mamat. Hasilnya Mamat pun berhasil ditangkap di rumahnya dengan barang bukti seperangkat alat hisap. Mamat mengaku kalau dirinya hanya kurir dari kakaknya Saiful Arif. Akhirnya polisi memburu Saiful Arif dan berhasil menangkapna di Jalan Pahlawan Trip Malang (depan RS Husada Bunda). Saat digeledah, ditemukan sebuah timbangan, beberapa bungkus plasti kosong serta sebungkus sedotan.
Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni membenarkan adanya penangkapan kedua kakak beradik tersebut. Ia mengatakan kalau kasus keduanya masih dikembangkan, karena ada pelaku lain yang belum tertangkap.
“Kedua kakak beradik tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka djerat dengan pasal 112 dan 114 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara,” terang Nunung.(agp)