Pencuri dan Penadah Ditangkap

MALANG – Aldy Frengky, 28 tahun, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pagak, akhir pekan lalu harus berurusan dengan petugas Polsekta Sukun. Pemuda yang istrinya tengah hamil muda ini, diamankan atas tuduhan pencurian di rumah Gatot, warga Jalan Mega Mendung, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun.
Ia ditangkap di sekitar Jalan Kawi Malang, saat sedang jalan-jalan. Selain Aldy, dalam kasus pencurian tersebut, petugas Reskrim Polsekta Sukun juga mengamankan Slamet Budiono, 33 tahun. Warga Jalan Dieng Atas, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau ini, adalah penadah barang curian. Barang bukti yang diamankan yaitu dua buah accu mobil dan accu sepeda motor.
“Mereka ini kami amankan terpisah. Pertama yang kami amankan adalah Aldy, kemudian penadahnya Slamet. Penangkapan mereka berdasarkan laporan dari korban,“ ungkap Kapolsekta Sukun, Kompol Toyib Subur.
Informasi yang diperoleh, antara Aldy dengan korban Gatot sebelumnya sudah saling kenal. Aldy bekerja pada korban untuk menjaga rumah. Setiap kali korban pergi ke luar kota, rumahnya selalu dijaga oleh Aldy.
Saat ditinggal pergi ke luar kota itulah, Aldy yang mendapat kepercayaan malah dimanfaatkan untuk mencuri. Ada beberapa barang milik korban yang diambil. Selain accu mobil dan sepeda motor, minyak goreng pun diembat oleh Aldy, dan dijual kepada orang lain. Uangnya digunakan untuk makan dan membeli rokok.
Terungkapnya pencurian itu, dari laporan korban ke petugas Polsekta Sukun, setelah mendapati beberapa barang miliknya hilang. Berdasarkan laporan tersebut, polisi lalu menyelidiki dan berhasil menangkap pelakunya termasuk penadahnya. Namun setelah mengetahui pencurinya adalah anak buahnya, korban berencana untuk mencabut laporan. Selain karena melihat istri Aldy yang hamil, korban juga hanya sekedar memberi pelajaran.
“Keduanya sudah kami periksa dan mengakui. Namun karena korban mau memaafkan dan mau mencabut laporannya, usai kami periksa keduanya tidak dilakukan penahanan. Mereka hanya kami wajib lapor. Tetapi untuk kasusnya tetap kami proses lanjut sampai persidangan, lantaran bukan delik aduan,“ jelasnya.(agp)