Sopir Truk Box Dijadikan Saksi

KEPANJEN - Polisi belum menaikkan status Sopir truk box maut N 8754 DH, yakni Supri Widiyanto, 37 tahun. Hingga kemarin, warga Desa Pandanlandung RT04 RW01, Kecamatan Wagir, masih menjadi saksi dalam laka maut di Pakisaji Sabtu (22/11) lalu. Supri sepertinya bakal cukup lama mendiami ruang penyidik Sat Lantas Polres Malang.
Dalam kecelakaan di Jalan Raya Karangpandan, Kecamatan Pakisaji atau  kilometer 99-100 Surabaya-Blitar, nyawa seorang pengendara sepeda motor melayang. Kendati demikian, penyidik masih menetapkan Supri menjadi saksi.
“Karena dalam perkara ini butuh saksi tambahan, makanya terkait kejadian itu masih dalam pengembangan penyidikan. Sementara perkara pemeriksaannya, kini sudah ditangani oleh Sat Lantas Polres Malang,” kata Kanit Laka Polres Malang, Ipda Yoyok Supandi.
Diterangkannya, usai kejadian kecelakaan yang membuat hilangnya nyawa pengendara sepeda motor Mio N 3386 EQ, Dewi Putri Indriyanti, 20 tahun warga Jalan Kawi RT07 RW02, Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, penyidik baru melakukan pemeriksaan terhadap sopir dan dua penumpang di dalam truk.
Masing-masing, sales yakni Yeni Safitri, 27 tahun warga Gadang Gang II-Kota Malang dan karyawan angkut yakni Yohar Junaedi, 26 tahun warga Desa Kalisongo, Kecamatan Dau. Sementara saksi lain di sekitar lokasi, masih belum diminta keterangan.
Dari saksi tambahan inilah, urainya, yang nantinya bisa menjadi acuan kejadian. Salah satunya, apakah akan dilakukan peningkatan status saksi sopir truk box, ataukah tidak. Termasuk, hasil dari pelaksanaan visum yang sebelumnya sudah dilakukan.
“Karena usai kejadian itu korbannya meninggal, untuk sementara petugas konsentrasi pada evakuasi korban. Termasuk, meminta keterangan dari pihak truk. Sementara untuk pemeriksaan saksi di sekitar lokasi, baru akan dilakukan penyidik,” terangnya.
Disinggung mengenai ancaman hukuman, Yoyok menjelaskan, Pasal 359 KUHP akan menjadi sangkaan kepada sopir karena dianggap lalai hingga mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Karenanya, tinggal melihat perkembangan pemeriksaan saksi tambahan dan hasil visum.
“Hasil visum nantinya akan dijadikan dasar penyebab meninggalnya korban. Apakah meninggal saat ditabrak kali pertama oleh Kijang tidak dikenal yang berlawanan arah, ataukah kendaraan truk box. Jadi, dalam peningkatan status saksi ke tersangka, sangatlah terinci,” ujarnya.
Sementara itu sopir truk box, Supri Widiyanto, kepada Malang Post mengatakan akan menunggu hasil pemeriksaan penyidik. Terkait kejadian itu, adalah musibah yang tidak bisa diduga-duga. Meski pun, saat mengendarai truk dirinya sudah berhati-hati.
“Saya yakin, kalau saya tidak bersalah. Apalagi, sebelum motor korban mengenai truk saya, sudah lebih dahulu terlibat tabrakan dengan mobil lain,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, nasib naas menimpa Dewi, seorang pengendara motor dari Desa Talangagung-Kepanjen. Motor yang dikendarai tujuan Malang, terlibat tabrakan dengan mobil tidak dikenal dari arah Malang. Tak berhenti sampai di situ, motornya kembali ditabrak kendaraan lain hingga akhirnya keluar jalur dan bertabrakan dengan truk box. (sit/ary)