Kantin Universitas Kanjuruhan Ludes Terbakar

TERBAKAR: Petugas Damkar melakukan penyemprotan air ke lokasi kebakaran di Kantin UNIKAMA.

MALANG - Kebakaran melanda area Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) Minggu (23/11) malam. Lokasi kebakaran tepatnya berada di kantin yang terletak di belakang kampus tersebut. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran sempat membuat heboh mahasiswa yang saat itu masih menjalankan aktivitas di dalam kampus.
Untuk memadamkan dan mengantisipasi makin meluasnya area yang terbakar, diterjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari PMK Kota Malang. Salah seorang Mahasiswi UNIKAMA Indarti Retno mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, kantin sedang tutup dan ditinggal pulang oleh pemiliknya.
“Saat itu, saya melihat kepulan asap dari stan kantin nomor tiga, milik Bapak Danang Prayogo. Kemudian saya memberitahukan kejadian itu kepada satpam kampus,” ujarnya kepada Malang Post.
Saat ditinggal melapor, bara api semakin besar. Warga kampus yang mengetahui peristwa itu mencoba untuk melakukan pemadaman. Menggunakan alat seadanya seperti air ditaruh ember dan selang air, mereka bahu membahu mencoba melakukan pemadaman. Namun, api semakin membesar. Si jago merah sempat merambat ke stand yang berada di sebelahnya. Tidak berselang lama, bantuan tiga unit mobil damkar PMK Kota Malang datang ke lokasi kejadian.
Petugas PMK langsung melakukan penangan dengan meyemprotkan air ke tempat yang terbakar. 30 menit kemudian, api baru bisa dipadamkan. Kepolisian yang menerima laporan, langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
Akibat peristiwa itu, pemilik stand kantin Danang Prayogo mengaku mengalami kerugian sekitar  Rp 20 juta. “Api menghanguskan seluruh barang yang ada di dalam kantin. Saya sendiri diberatahu kantin kebakaran dari satpam penjaga kampus dan juga anak-anak mahasiswa,” ujar Danang di lokasi kejadian.
Beberapa barang yang tebakar seperti dua unit kulkas, radio, DVD Player, kompor dan beberapa barang dagangan yang ada di dalamnya. Sementara itu, hasil penyelidikan kepolisian, api berasal dari kebocoran gas LPG tiga kilogram.
“Kami melakukan langkah pengamanan, dengan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Untuk penyebab pastinya terkait kebakaran ini, kita tunggu hasil dari olah TKP,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sukun Iptu Wisnu Prasetyo. (big/udi)