Pecah Kaca Mobil, Sikat Rp 60 Juta


MALANG – Lagi, pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di wilayah hukum Polres Malang Kota. Jumat (28/11) petang lalu, Arif Bakhtiar, 41 tahun, warga Jalan Plaosan Permai Malang ini, yang menjadi korbannya. Tas ransel berisi uang senilai Rp 60 juta, raib dibawa kabur pelaku.
Kasus pencurian tersebut, oleh korban langsung dilaporkan ke petugas Polsekta Lowokwaru. Saat ini, pelaku masih dalam tahap penyelidikan polisi, dengan meminta keterangan beberapa saksi, termasuk meminta keterangan korban.
“Laporan korban di Polsekta Lowokwaru sudah diterima, dan sekarang masih proses penyelidikan. Dan kejadian pecah kaca mobil ini bukan kali pertamanya, sehingga kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap barang berharganya. Jangan sampai meninggalkan barang berharga di dalam mobil,” terang Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 16.45. Tempat kejadian perkara-nya (TKP) di parkiran Istana Buah Jalan Terusan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru. Sore itu sekitar pukul 16.30, korban datang ke Istana Buah untuk membeli oleh-oleh keluarganya di rumah.
Setiba di lokasi, korban langsung memarkir mobilnya di area parkir. Setelah semua pintu mobil terkunci, korban langsung masuk ke dalam Istana Buah. Korban lupa tidak membawa tas ransel yang berisi uang sebesar Rp 60 juta. Ia berpikir lokasi parkir aman, apalagi ada petugas parkir yang menjaga.
Nemun sekitar pukul 17.00, ketika pulang saat menuju mobil Grand Livina miliknya, korban kaget. Pasalnya kaca pintu tengah sebelah kiri pecah. Saat dicek ke dalam, ternyata tas berisi uang miliknya juga raib. Karena yakin telah menjadi korban pencurian, saat itu juga langsung melaporkan ke polisi.(agp/nug)