Kantor Ekspedisi Dimaling

SURABAYA – Libur kerja hari Minggu (30/11), memberi keuntungan bagi kawanan pencuri di pertokoan Jl. Veteran, Surabaya. Kantor PT Hanlyn Jaya Mandiri dibobol maling saat kantor ekspedisi ini tengah libur kerja.
Kendati belum ada catatan resmi nilai kerugian yang diderita, brankas kecil (mini box) perusahaan angkutan BBM antar pulau ini dibawa kabur. Didalamnya ada uang operasional sehari-hari sekitar Rp 3 juta dan S$ 10 satu lembar. ‘’Saya tidak tahu kapan kejadiannya. Tadi pagi waktu mau masuk kantor, sekitar 08.30 WIB kondisi ruangan sudah acak-acakan,’’ tutur Bunga Rengganis, Sekretaris PT Hanlyn Jaya Mandiri di depan petugas Polrestabes Surabaya, Senin kemarin.
Melihat kantornya berantaka, lanjut Bunga, dirinya tidak langsung melakukan aktifitas seperti biasanya. Saat itu juga dirinya memanggil Dedy, rekan sekantornya, memberi tahu kalau mini box-nya tidak ada di tempatnya. ‘’Selain mini boks seperangkat komputer dibawa maling. Tapi, berapa jumlah kerugian semuanya saya masih belum hitung,’’ ujarnya sembari menunjuk kondisi plafon kantornya yang jebol.
Karena jarak antara Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak jauh dari Polrestabes Surabaya, tidak lama Tim Identifikasi Polrestabes Surabaya datang di TKP. Melihat keadaan di TKP, kawanan maling diperkirakan masuk melalui jendela kantor kosong di sebelah PT Hanlyn. Setelah berhasil membawa kabur jarahannya, maling diduga keluar lewat plafon dengan memanfaatkan salah satu meja kerja untuk naik. Sebab, bekas tapak kaki pelaku ada di meja dan tembok di bawah plafon yang jebol. (has/udi)