Polisi Sita Ratusan Minuman Keras

MALANG – Menjelang tahun baru, Polres Malang Kota berhasil menyita 405 botol minuman keras alias miras dari tiga pedagang di Kota Malang. Ratusan botol tersebut, berhasil disita dalam waktu satu jam, dari pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB.
Diantara 405 botol Miras yang disita, merupakan Miras dengan merk resmi yang sudah bercukai, seperti Vodka, Tomi Stanley dan bir. Akan tetapi, lebih banyak arak Jawa yang dikemas dalam botol minuman air mineral kapasitas satu liter. Miras tipe ini tidak bermerk.
"Polisi mendapati ratusan botol Miras ini saat razia cipta kondisi jelang tahun baru pada 27 November 2014 lalu. Ada tiga pedagang yang kami dapati menjual Miras ilegal," ujar Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni, kemarin (2/12/14) siang.
Ketiganya pedagang tersebut adalah YT alias Yustin (48) warga Jalan Karya Timur, selanjutnya dua pedagang lainnya bersebelahan, masing-masing milik YS alias Yulia (51), warga Jalan Hamid Rusdi gang 9 no 998 A, dan ST alias Suyanto (51), warga Jalan Hamid Rusdi gang 9 no 998
Satu dari tiga pedagang ini juga pernah dirazia. Dia adalah salah satu pedagang yang berjualan di Jl Hamid Rusdi. Nunung mengatakan, satu muka lama ini sebelumnya sudah menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring). "Pemilik dikenakan Perda Pemkot Malang No 5 tahun 2006," jelas Nunung.
Lebih lanjut, Nunung menyatakan kalau razia cipta kondisi jelang tahun baru 2015 akan terus dilakukan rutin hingga pergantian tahun 2015. Khususnya, untuk penjual Miras illegal atau tidak memiliki izin.
Razia ini, lanjutnya, juga dilakukan untuk mengantisipasi ada pesta Miras pada malam tahun baru 2015 yang kurang dari satu bulan lagi. "Razia akan rutin dilakukan sampai pergantian tahun 2015," pungkasnya.(erz/ary)