Bandar SS Asal Singosari Dibekuk

KEPANJEN- Peredaran narkotika di Kabupaten Malang masih mengkhawatirkan. Terbukti dengan kembali diamankannya tiga budak narkoba oleh Satresnarkoba Polres Malang, kemarin. Petugas kepolisian mengamankan tiga orang tersangka yang merupakan jaringan pelaku narkoba jenis sabu-sabu (SS) di Kabupaten Malang.
Seorang bandarnya yakni Syaifuddin Zuhri, 33 tahun, Warga Jalan Tumapel Kelurahan Pagetan RT 01 RW 06 Kecamatan Singosari. Sedangkan kedua tersangka pengedar SS. berasal dari Jalan Panderman Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu bernama Rista Rama alias Sinchan, 28 tahun dan Dian Andiwijaya, 23 tahun.
Dari tangan ketiga tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sembilan poket SS, dua poket SS jenis blue diamond,  sembilan butir pil ineks, seperangkat alat hisap SS, uang tunai Rp 1.7 juta dan alat timbangan SS.
“Tersangka yang kami tangkap terlebih dahulu adalah Dian Andiwijaya di Kecamatan Singosari,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Malang AKP Samsul Hidayat kepada Malang Post kemarin. Dijelaskannya, melalui tersangka Dian Andiwijaya itu, mengembang ke dua pelaku lainnya yang kemudian dilakukan penangkapan oleh petugas kepolisian.
Tersangka Dian, mengaku mendaptkan barang haram tersebut dari tersangka Rista Rama alias Sinchan. Saat ditangkap di rumahnya, tersangka Sinchan mengaku mendaptakan serbuk putih itu dari tersangka Syaifuddin yang merupakan bandarnya. Kemudian, petugas bergegas melakukan penangkapan tersangka di rumahnya.
“Saat dilakukan penangkapan di rumah tersangka Syaifuddin Zuhri, ditemukan barang bukti berupa SS jenis Blue Diamond dan alat timbangan,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Singosari ini. Dikatakannya, SS jenis Blue Diamond ini sangat langka. Karena berasal dari Amerika serikat dan harganya mahal, sekitar Rp 2 juta per poketnya.
Melalui penangkapan itulah, diketahui tersangka Syaifuddin Zuhri bertindak sebagai bandar SS di Kabupaten Malang. Lanjut dia, tersangka Syaifuddin mengaku mendapatkan SS tersebut dari seseorang di Surabaya, yang sudah dikantongi identitasnya.
“Tersangka sendiri sudah sering melakukan transaksi jual beli sabu. Menurut pengakuannya, selama dua tahun terakhir menjalankan bisnis tersebut,” kata Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut. Saat ini, petugas memburu pemasok SS kepada tersangka Syaifuddin Zuhri.
“Untuk ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya sendiri, minimal empat tahun kurungan penjara dan maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (big/nug)