Judi Online Dibongkar

Pelaku Pakai Web Kota Suci
KEPANJEN- Hobi bermain internet, bisa membuat orang masuk bui. Itulah yang dialami Ahmad Syaiful, 34 tahun, warga Desa Pakisjajar Kecamatan Pakis dan Syaiful Islam, 32 tahun, warga Desa Pakis Kembar Kecamatan Pakis. Masalahnya, keduanya keranjingan bermain internet, melakukan judi togel online yang melanggar peraturan.
Keduanya sejak kemarin harus merasakan pengapnya tahanan Mapolres Malang. “Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian, yang ancaman hukumannya adalah empat tahun kurungan penjara,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post kemarin.
Dia menjelaskan, tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing, Sebagai barang buktinya, petugas menyita dua buah HPdan uang tunai Rp 500 ribu. “Untuk tersangka Ahmad Syaiful, bertindak sebagai pengepulnya. Sedangkan tersangka Syaiful Islam, bertindak sebagai pengecer judi togel online,” kata mantan Kastreskrim Polres Tuban ini.
Dia menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka Ahmad Syaiful yakni dengan menjelajah situs dengan alamat www.webkotasuci.com. Setelah masuk ke dalam web tersebut, tersangka melakukan regristasi via online. Kemudian tersangka deposit minimal Rp 50 ribu via transfer bank untuk mendapatkan id dan untuk bertransaksi.
“Kemudian tersangka Ahmad Syaiful ini mempunyai jaringan downline atau pengecer, salah satunya Syaiful Islam yang kami tangkap,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya ini. Tersangka Syaiful Islam ini bertugas mencari penjudi yang ingin memasang taruhannya, kemudian diberikan kepada Ahmad Syaiful.
Setelah menerima uang itu, Syaiful Islam menyetorkannya kepada lima bandar yang berada di web tersebut. “Sekali transaksi, seebsar Rp 500 ribu. Keuntungan yang didapat tersangka yakni Rp 2.500 per Rp 10 ribu kelipatan yang disetorkan,” kata dia. Sedangkan perihal penangkapan kedua tersangka ini, bermula informasi dari masyarakat.
“Tersangka yang kami tangkap pertama kali adalah pengepulnya yakni Ahmad Syaiful, usai mentranfer kepada bandar. Kemudian mengembang kepada tersangka lainnya bernama Syaiful Islam yang bertindak sebagai pengecer togel online,” pungkasnya.(big/ary)