Penembak Mobil Di Tol Waru Ditangkap Di Malang

MALANG– Terduga pelaku penembakan mobil yang terjadi di Tol Dupak-Waru Sidoarjo, Sabtu (6/12) malam lalu ditangkap petugas Polres Malang Kota. Pelaku diamankan saat berada di lokasi parkiran Mall Ramayana Malang. Dari pemeriksaan pelaku merupakan anggota Direktorat Polisi Perairan Badan Pemelihara Keamanan (Ditpolair Baharkam).
Kapolres Malang Kota, AKBP Totok Suharyanto dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Brigadir S, pelaku penembakan tersebut diamankan saat berada di parkiran Ramayana. Saat ditangkap, petugas juga menemukan 25 butir peluru. Namun untuk pistol tidak ditemukan.
“Kami berhasil mengamankannya, berdasarkan ciri-ciri serta jenis mobil yang dikendarainya. Itu setelah kami mendapat informasi dari Polda Jatim melalui Handy Talki, bahwa pelaku penembakan mengarah ke Malang. Anggota kami sebar untuk melakukan penyelidikan, dan diketahui berada di parkiran Ramayana,” ungkap Totok.
Ia mengatakan, bahwa Polres Malang Kota hanya membantu untuk mengamankan saja. Sebab setelah diamankan, Brigadir S yang saat itu berbelanja bersama istri serta anaknya, langsung dibawa ke Polda Jatim.
Sekadar diketahui, Sabtu sore (6/12) mobil milik Windi, warga Pondok Wage Indah, Sidoarjo, menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di Tol Dupak-Waru. Penembak diketahui mengendarai mobil Toyoya Kijang LGX Nopol B 8939 JQ. Pelaku mengeluarkan tiga kali tembakan. Beruntung, insiden tersebut tidak sampai ada korban jiwa.
Ceritanya sore itu, Windi perjalanan pulang dengan mengendarai mobil Toyota Vios. Ia baru menyelesaikan urusan di Surabaya. Saat melintas di lokasi, Windi berniat mendahului mobil yang ada di depannya. Bersamaan dengan itu, mobil milik pelaku juga hendak mendahului mobil Windi. Tabrakan antar mobil pelaku dengan mobil Windi nyaris terjadi.
Mungkin karena tidak terima dengan kejadian itu, pelaku lalu menyalip mobil Windi dari sebelah kiri. Ketika mobil berjalan berjajar, pelaku membuka kaca mobil dan mengeluarkan pistol. Satu tembakan diarahkan ke aspal. Tidak puas dengan satu tembakan, pelaku kembali menembak mobil Windi yang berada di belakangnya. Tetapi tembakan kedua justru menembus bagian kanan mobil pelaku sendiri. Pelaku kembali menembakkan ketiga kalinya mengenai kap mobil Windi. Setelah itu pelaku langsung kabur.
Karena tidak terima dengan kejadian yang dialami, apalagi insiden tersebut juga mengancam jiwanya, Windi lalu melaporkan ke polisi. Berdasarkan laporan itulah, kemudian diinformasikan kepada jajaran. Termasuk Polres Malang Kota, karena mobil yang dikendarai pelaku melaju ke Kota Malang.
Usai diamankan di Polda Jatim dan menjalani pemeriksaan beberapa jam, Brigadir S kemudian dijemput petugas Provost dari Mabes Polri. Sebab Brigadir S yang sebelumnya diduga anggota Ditpolair Polda Jatim, ternyata tercatat sebagai anggota Direktorat Polisi Perairan Badan Pemelihara Keamanan (Ditpolair Baharkam). (agp/udi)