Dua Pengguna Ganja Dibekuk

KEPANJEN – Upaya anggota reskoba Polres Malang untuk menjaring para pelaku, pengedar, maupun pengguna narkoba kembali membuahkan hasil. Minggu (7/12) malam lalu, dua orang yang diduga pengguna narkoba jenis ganja berhasil dibekuk, yakni Herman Setiawan, 28 tahun, dan Supriyanto, 36 tahun, keduanyanya warga Desa Slorok, Kromengan.
Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang bukti satu poket ganja seberat 0.25 gram.  Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan terhadap dua pelaku ini bermula dari informasi masyarakat. Petugas mendapat informasi, jika ada salah satu warga Slorok yang baru saja mendapatkan pasokan narkoba jenis ganja.
“Informasi itu langsung kami selidiki. Dari beberapa keterangan yang kami kumpulkan, kami mendapat nama Herman sebagai orang yang baru saja mendapat pasokan ganja,’’ kata Kasatreskoba Polres Malang AKP Samsul Hidayat, yang menambahkan, malam itu juga anggotanya memburu mendatangi  rumah tersangka.
Kedatangan petugas ini membuat Herman kaget. Bahkan, pria yang mengaku masih bujangan ini juga tidak bisa berkelit, lantaran ganja yang baru dibelinya itu berada di atas meja. “Tersangka tidak mengelak, apalagi barang bukti juga sudah kami amankan,’’ katanya.
Tidak hanya berhenti pada Herman, malam itu juga petugas melakukan pengembangan. Herman mengaku jika barang tersebut diberi Supriyanto. Petugas mendatangi rumah Supriyanto dan menangkapnya, Dia sempat berkelit. Tapi begitu, Supriyanto tak berkutik saat ditemukan dengan Herman. “Tersangka kemudian mengakui jika dirinya yang memberikan ganja kepada Herman,’’ kata Samsul.
Tidak seperti Herman yang berterus terang, Supriyanto justru berbelit saat ditanya tentang asal muasal barang. Dia hanya mengatakan, jika dirinya hanya disuruh orang untuk memberikan barang kepada Herman.
“Informasi jaringan terputus pada tersangka Supriyanto, sehingga kami tidak bisa mengembangkan lagi pelaku lainnya,’’ tambahnya.
Sementara itu, kepada wartawan, Herman mengaku hanya sebagai pengguna. Dia menceritakan baru menggunakan sejak dua bulan terakhir. Dia juga mengatakan, jika awalnya hanya coba-coba tapi keterusan. “Saat menggunakan ganja, saya merasa ngantuk dan lapar, jadi makan saya pun lahap,’’ katanya. Sedangkan Supriyanto mengaku baru sekali menggunakan ganja, itupun karena coba-coba.(vik/aim)