200 Pelanggar Jalani Sidang

MALANG – Satuan Lalu Lintas Polres Malang Kota, kembali menggelar sidang di tempat dalam giat Operasi Zebra 2014, hari Senin kemarin. Dalam razia di depan Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJT) Jalan Soekarno Hatta Malang tersebut, sebanyak 200 pelanggar yang ditilang karena melanggar peraturan.
Menurut Baur Tilang Satlantas Polres Malang Kota, Bripka Jaja, dari 200 pelanggar yang ditilang, sebanyak 150 pelanggar terjaring saat operasi sidang di tempat. Sisanya 50 pelanggar, terjaring razia siang harinya di lokasi yang sama.
“Dari 150 pelanggar yang sidang di tempat, 137 pelanggar langsung sidang dan membayar denda di tempat. Sedangkan 13 pelanggar akan menunda pembayaran, karena tidak membawa uang. Mereka akan mengambil sendiri barang bukti surat di Kejaksaan Negeri Malang. Dan mereka yang kami tilang, karena tidak dilengkapi dengan surat-surat, seperti tidak membawa STNK dan tidak memiliki SIM. Selain itu ada pelanggar yang tidak memakai helm,” ungkap Bripka Jaja.
Dengan tambahan 200 pelanggar yang ditilang kemarin, maka total keseluruhan pelanggar yang ditilang sejak Operasi Zebra 2014 pada 26 November lalu, tercatat ada 2049 pelanggar. Rinciannya lima persen adalah kendaraan seperti truk dan bus yang melanggar marka jalan, dan masuk kota tanpa surat izin.
“Kemudian 10 persennya adalah mobil. Sisanya sebanyak 85 persen adalah pengendara sepeda motor,” katanya. Jaja menambahkan, jumlah pelanggar tersebut akan bertambah mengingat giat Operasi Zebra 2014 berakhir pada hari ini 9 Desember 2014. “Untuk besok, lokasi operasi masih belum kami tentukan. Kemungkinan akan ada beberapa titik yang menjadi lokasi operasi, mengingat hari terakhir Operasi Zebra,” tutur Jaja.
Sementara, Giat Operasi Zebra 2014 dengan sidang di tempat ini, selain melibatkan puluhan personil Satlantas Polres Malang Kota, juga melibatkan petugas Dinas Perhubungan Kota Malang serta petugas Denpom V/3 Brawijaya Malang. Termasuk melibatkan petugas dari Pengadilan Negeri (PN) Malang dan petugas dari Kejaksaan Negeri Malang.
Jaja menambahkan, bahwa giat Operasi Zebra ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peraturan lalu lintas. Pasalnya di Kota Malang, masih banyak pelanggaran yang terjadi. Khusus pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Dan untuk besaran nilai denda untuk pelanggar, yaitu yang tidak membawa STNK dan SIM sebesar Rp 200 ribu, sedangkan yang tidak membawa SIM atau STNK, antara Rp 100 ribu – Rp 150 ribu.(agp/nug)