Pengepul Judi Bola,Warga Gadang Diringkus

MALANG – Komisi dua persen dari uang taruhan judi bola yang diterima, tak sebanding dengan hukuman yang bakal dilakoni oleh Rudi Hariono (RH), 34 tahun. Warga Jalan Gadang Gang XIX Kecamatan Sukun ini, terancam dengan hukuman penjara selama 10 tahun dari pasal 303 KUHP yang dijeratkan kepadanya. Sedangkan komisi yang diterima hanya Rp 2 ribu dari setiap uang taruhan Rp 100 ribu.
RH ditangkap petugas Reskrim Polsekta Sukun, Selasa (9/12) malam lalu di sebuah warung kopi Jalan Raya Gadang Malang. Bapak satu anak tersebut diringkus, karena menjadi pengepul judi bola. Barang bukti yang diamankan darinya, sebuah handphone serta uang taruhan sebesar Rp 200 ribu.
“Tersangka RH ini kami amankan sesaat setelah ia menerima tombokan judi bola. Setelah dia mencatat taruhannya di HP, baru kemudian kami tangkap,” ungkap Kanitreskrim Polsekta Sukun, Iptu Wisnu Prasetio.
Menurut Wisnu, tersangka RH tersebut sudah lama menjadi targetnya. Itu setelah polisi mendapat informasi kalau RH menjadi pengepul judi bola. Berdasarkan informasi itu, kemudian petugas melakukan penyelidikan. Ketika tersangka menerima taruhan judi bola, petugas langsung menangkapnya.
“Saat kami tangkap, tersangka sempat mengelak. Namun setelah kami temukan barang bukti, tersangka baru mengakui. Kasusnya judi bola ini, masih kami kembangkan karena ada bandarnya yang belum tertangkap,” ujar Wisnu. (agp/nug)