Siswi SMP Dicabuli Teman Facebook

AKP Wahyu Hidayat saat menginsterogasi tersangka Ahmad Syifa

KEPANJEN- Ahmad Syifa, 18 tahun warga Dusun Putuk Desa Kemantren Kecamatan Jabung, diciduk petugas kepolisian Kamis (11/12) malam. Tersangka ditangkap petugas kepolisian di rumahnya, karena dilaporkan telah memperkosa, sebut saja Bunga, 13 tahun, warga Dusun Pandanrejo Cincing, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung.
“Tersangka kami jerat dengan pasal 81-82 KUHP tentang tindak pidana perkosaaan terhadap anak di bawah umur,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, tersangka kenal korban sejak akhir bulan September lalu, melalui salah satu situs jejaring sosial pertemanan Facebook. Sebulan berkenalan, membuat keduanya tumbuh benih-benih cinta. Keduanya memutuskan untuk berpacaran. Meski saat itu keduanya belum pernah bertemu sama sekali.
 Pada bulan November, mereka bertemu kali pertama i di rumah tersangka. Saat itu, tersangka langsung melakukan perbuatan asusila. Pertemuan kedua akhir November, tersangka melakukan hal yang sama terhadap korban. Puncaknya terjadi pada pertemuan ketiga pada Kamis (11/12) malam. Saat itu, tersangka janjian bertemu dengan korban di rumah kosong di Desa Kemantren Kecamatan Jabung pada pagi hari sekira pukul 06.15 WIB.
“Saat itu korban masuk siang sekolahnya, sehingga menuruti ajakan tersangka untuk bertemu di rumah ksosng tersebut,” kata Perwira Pertama (pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Di rumah kosong itulah, tersangka melakukan perbuatan bejatnya. “Saat itu, korban meronta dan melawan tersangka. Tapi apa daya tubuh korban lebih besar daripada tersangka, sehingga tidak bisa berbuat-apa,” kata mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini.
Sialnya, apa yang dilakukan korban itu diketahui oleh pemilik rumah. Seketika itu juga, tersangka menerapkan langkah seribu alias kabur berlari sekencang-kencangnya. Sedangkan korban Bunga, ditinggalkan begitu saja di tempat itu. Korban diantarkan pemilik rumah kosong tersebut, dipulangkan ke orang tuanya.
Tidak terima dengan perlakuan tersangka kepada anak kesayangannya, orang tua korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Malang. “Saat ditangkap di rumahnya, tersangka tidak bisa berkelit dan mengakui perbuatannya tersebut,” pungkasnya. (big/aim)