Diobrak, Bandar Judi Dadu Nyerah

KEPANJEN- Arena judi dadu di Dusun Baran, Desa Suko Anyar, Kecamatan Wajak yang meresahkan warga, diobrak petugas Satreskrim Polres Malang akhir pekan kemarin. Seorang bandar, Sarijo, 62 tahun, warga setempat berhasil ditangkap, bersama kasirnya, Bari, 46 tahun.
Dari tangan keduanya, petugas berhasil menyita uang tunai Rp 5,8 juta dan seperangkat alat judi dadu. “Kedua tersangka kami tangkap di arena permainan. Saat itu, mereka akan menggelar judi dadu. Namun, kami berhasil menangkap terlebih dahulu,” ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, keberhasilan pihaknya mengungkap kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyatakan Sarijo sering menggelar judi dadu di belakang rumahnya. Dari hasil penyelidikan itu, informasi dari masyarakat tersebut benar adanya dan dilakukan penggerebekan.
Saat dilakukan penggerebakan itu, kedua tersangka tidak bisa mengelak lagi. Karena kedapatan barang bukti berupa peralatan judi dadu itu.
 “Sekali transaksi, minimal Rp 50 ribu per orang. Omsetnya sehari mencapai Rp 200 ribu, setelah kami tangkap, kedua tersangka beserta barang buktinya langsung kami bawa ke Mapolres untuk diamankan,” kata perwira pertama (pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Atas perbuatan keduanya itu, mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tidak pidana perjudian, ancaman hukumannya empat tahun kurungan penjara. Sarijo mengaku nekat melakukan perjudian, lantaran terlilit hutang. Di petugas hadapan penyidik yang memeriksanya, dia mengaku memiliki hutang Rp 5 juta.
“Saya sebelumnya beternak sapi, tapi merugi. Dua ekor sapi yang saya miliki, saya jaminkan kepada seseorang untuk tambahan modal. Karena tidak punya modal lagi, saya berniat menebus sapi yang dijaminkan melalui judi ini,” kata dia.
Sedangkan, tersangka Bari diajak Sarijo untuk melakukan perjudian itu, lantaran dijanjikan dibagi dua pendapatannya. “Sebelumnya saya tidak pernah berjudi, baru satu kali ini. Tugas saya hanya mengumpulkan uang hasil dari judi ini. Kalau jadinya kayak gini, saya tidak akan melakukannya,” sesalnya. (big/aim)