Kumat, Pencuri Pecah Kaca Mobil

MALANG – Upaya polisi meredam aksi pencurian modus pecah kaca mobil di Kota Malang, belum cukup berhasil. Rabu (17/12) lalu aksi pencurian serupa kembali terjadi di Jalan Mertojoyo, Kelurahan Merjosari, Lowokwaru. Korbannya Hendrawan, 44 tahun, warga Jalan Sigura-gura V Malang.
Tas berisi uang tunai sebesar Rp 45 juta serta beberapa barang berharga miliknya, raib dibawa kabur pelaku. Kasus pencurian tersebut, oleh korban langsung dilaporkan ke petugas Polsekta Lowokwaru.
Menurut informasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30. Saat itu mobil korban diparkir di pinggir sawah. Setelah dipastikan terkunci, oleh korban ditinggal masuk ke dalam sebuah gedung. Sekitar sepuluh menit, saat kembali korban melihat kaca belakang sebelah kiri pecah. Setelah dilihat, ternyata tas miliknya yang ada di dalam mobil ikut hilang.
Pencurian modus pecah kaca mobil ini, sehari sebelumnya juga dialami Vita Ayu F, 43 tahun, warga Jalan Bendungan Wonogiri Malang. Tas berisi laptop serta beberapa dokumen penting miliknya senilai Rp 5 juta, raib dibawa kabur pelaku.
Peristiwa pencurian yang dilaporkan ke Polres Malang Kota itu, dikatakan korban saat laporan terjadi sekitar pukul 13.00. Aksi pencurian diperkirakan terjadi saat mobil Xenia N 1153 GX miliknya diparkir di teras depan rumah. Pelaku beraksi saat korban sedang di dalam rumah.
Peristiwa yang sama juga dialami Djoko Lestariyono, 57 tahun, warga Jalan Sanan II Malang. Tas berisi dokumen serta surat-surat penting miliknya yang ada di dalam mobil Toyota Rush N 700 AD, hilang. Kejadian yang dialaminya terjadi di Jalan Tumenggung Suryo, Kelurahan Purwantoro Malang.
Saat itu, korban baru saja memarkir mobilnya di depan rumah sekaligus kantor tempatnya bekerja. Setelah semua pintu terkunci, korban lalu masuk. Sekitar lima menit, ketika keluar ia melihat pintu kaca belakang sebelah kanan pecah. Dan saat dilihat ternyata tas miliknya sudah tidak ada.
“Untuk laporan pencurian itu masih diselidiki. Dengan peristiwa tersebut, kami kembali mengimbau supaya tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Dan ketika parkir di tempat umum, carilah tempat yang ada petugas parkir,” tutur Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.(agp)