Wanita dan Anak Gagalkan Aksi Jambret

Tersangka Eko Wijiyono saat bersama barang buktinya di Mapolsek Kepanjen, kemarin.

KEPANJEN- Dor! Eko Wijiyono tersungkur ketika kakinya tertembus timah panas Polisi. kemarin siang. Nyali warga Jalan Locari RT 26 RW 3 Kelurahan Cepokomulyo Kecamatan Kepanjen sungguh besar. Usai diamankan Polisi, Eko malah nekat kabur.
Sebelum pistol Polisi menyalak. Eko sejatinya harus berterimakasih kepada para petugas. Usai gagal menjambret wanita PNS Dinas Pertanian dan Perkebunan, Eko sempat dihajar massa. Saat itulah petugas menyelamatkannya.
Ketika digiring Polisi, Eko justru memanfaatkan situasi. Dia berupaya kabur, terpaksa kakinya ditembus peluru. Selain menahan sakit, kini Eko harus menahan malu di penjara.
Sebab, penjambretannya gagal karena korban melawan. Korbannya wanita pula.  Dya Wulandari, 33 tahun, warga Dusun Sentong RT 5 RW 6 Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji.
Ceritanya, Dya tengah berada di Jalan Telasih Kecamatan Kepanjen, atau tepatnya sebelah barat Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen. Korban berhenti di pinggir jalan lantaran hendak mencari tempat makan. Dalam situasi jalan yang sepi, tiba-tiba Eko datang. Secara paksa berupaya merebut dompet dan HP Samsung Galaxy Note milik korban.
Korban pun berusaha melakukan perlawanan dengan menarik dompetnya kembali. Perlawanannya sempat gagal, sebab pelaku lebih kuat. Tak kurang akal, Dya kemudian berteriak minta tolong. Massa berdatangan dan mengejar pelaku. Sialnya, Eko malah kabur ke arah pos polisi, kemudian bersembunyi di semak-semak Kali Molek.
 “Saat bersembunyi itu, tersangka diketahui oleh seorang anak kecil berinisial FO. Anak kecil itu, menunjukan persembuniyan tersangka, kepada massa yang mengejarnya,” Kapolsek Kepanjen Kompol Sulistyo Nugroho.
Mantan Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Jatim menambahkan, tersangka yang kesal dengan si anak kecil itu, sempat melemparinya dengan batu bata. Anak itu mengalami pendarahan di bagian kepala belakangnya. Massa yang tahu keberadaan tersangka, lalu menghajarnya hingga babak belur.
 “Saat kami keler menuju rumah tersangka, yang bersangkutan mencoba kabur. Terpaksa petugas kami melumpuhkan dengan tembakan, ia sudah beberapa kali mencuri sepeda motor dan menjambret, 2010 pernah masuk di sel Polsek Kepanjen,” imbuhnya.
Hal itu dibuktikan dengan kunci T yang berhasil diamankan oleh petugas dari tangan tersangka. Selain itu petugas berhasil menyita uang tunai Rp 5 Juta hasil jambret, beberapa dompet hasil copet maupun jambret dan sebuah HP Samsung Galaxy Note. Uang itu milik korban yang hendak disetor ke BRI Kepanjen.(big/ary)