Berkendara menggunakan HP, Tewas tabrak Truk

MALANG - Imbauan jangan menggunakan handphone saat naik kendaraan karena rawan terjadi kecelakaan, ternyata belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat. Masih saja ada pengendara motor yang melanggar. Peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Halmahera Malang, Sabtu (20/12) sore lalu menjadi contohnya.
Seorang pemuda, tewas setelah mengalami kecelakaan. Korban yang diketahui bernama Dadang Deni P, 15 tahun, warga Kecamatan Kepanjen ini, jatuh terpeleset lalu menabrak truk pertamina B 9126 SFU yang dikemudikan Sulistiono, 40 tahun, warga Kecamatan Pakisaji.
Menurut keterangan Agus salah satu saksi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, sebelum terjatuh lalu menabrak truk pertamina, korban sempat menggunakan HP. “Saya tidak tahu dia menerima SMS atau telpon. Yang jelas sebelum terjatuh, tangan kirinya sempat memegang handphone. Setelah itu korban langsung mengalami kecelakaan,” tutur Agus.
Peristiwa kecelakaan terjadi saat hujan turun deras. Korban Dadang yang mengendarai motor Yamaha Mio J nopol N 5002 IA, melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Ia baru pulang sekolah dan berniat menjemput kakaknya yang sekolah di salah satu SMK di Jalan Janti Malang.
Sewaktu melintas di lokasi kejadian, mungkin karena kondisi jalannya yang licin serta pandangan matanya terganggu hujan, korban kaget saat ada truk pertamina yang tiba-tiba keluar dari Depo Pertamina. Karena kaget, korban langsung mengerem mendadak, hingga membuatnya terpeleset jatuh lalu menghantam bagian belakang truk.
Saking kerasnya benturan, mengakibatkan luka serius di kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Unit Laka Lantas Polres Malang Kota yang mendapat laporan segera datang ke lokasi. Selain membawa tubuh korban ke kamar mayat RSSA Malang, polisi juga mengamankan barang bukti kedua kendaraan yang terlibat.
“Untuk perkaranya masih kami lakukan penyelidikan. Namun, berdasarkan hasil olah TKP, dugaan kami penyebab kecelakaan ini adalah kendaraan truk pertamina karena memotong jalan serta tidak memberi kesempatan pada pengguna jalan yang lewat,” terang Kanitlaka Polres Malang Kota, Ipda Budi Djoenaidi S.
Disinggung apakah saat kejadian korban sempat bermain HP. Perwira dengan pangkat balok satu ini, tidak membenarkan. Hanya saat kejadian kondisinya memang hujan deras dan korban mengerem mendadak. “Namun demikian kami tetap mengimbau kepada para pengendara supaya tidak menggunakan HP saat berkendaraan,” tuturnya.(agp)