Sengketa, Gedung Nav Karaoke Terbakar

MALANG – Gedung bekas Nav Karaoke dan O2 Platinum Pool & Lounge di Jalan Raya Langsep Malang, siang kemarin nyaris ludes terbakar. Belum diketahui dari mana titik sumber api yang membakar gedung yang kini masih dalam sengketa tersebut. Apakah sengaja dibakar, atau akibat konsleting listrik, masih belum diketahui.
Hariyanto, pemilik gedung mengaku tidak tahu sumber api darimana. Ia menduga ada sesuatu di balik kebakaran gedung tersebut. Jika dari konsleting listrik, pria berusia 36 tersebut mengaku sanksi karena, sejak terjadi sengketa pada 2012 lalu, gedung tersebut tertutup rapat tidak pernah dipakai.
“Kalau terjadi konsleting listrik, tidak mungkin karena sejak dua tahun ini, gedung ini kosong dan tidak pernah dipakai. Namun kalau ada dugaan dan sesuatu di balik kebakaran ini, mungkin saja dan kami serahkan pada polisi untuk menyelidiki. Sebab kunci pintu masuk gedung serta gardu listrik sampai saat ini masih dibawa pihak Nav Karaoke yang menyewa gedung,” terang Harianto.
Dugaan bahwa kebakaran karena ada unsur sengaja, dikatakan Harianto, karena sampai saat ini sengketa masih berlanjut. Sekalipun dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Malang serta Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, gugatan wansprestasi dimenangkan olehnya. “Untuk kerugian, saya menghitungnya sangat banyak. Jika dihitung sejak sengketa lalu, ya miliyaran,” katanya.
Sementara itu, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Kali pertama yang mengetahui kebakaran itu adalah warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan gedung. Warga melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam gedung.
Yakin kalau gedung bekas Nav Karaoke tersebut terbakar, warga langsung menghubungi Hariyanto, yang kemudian dilanjutkan dengan menghubungi Polsekta Sukun serta petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Untuk memadamkan api, petugas PMK sempat kesulitan. Sebab tidak diketahui titik sumber api. Petugas hanya melihat asap tebal. Namun setelah dicari, akhirnya diketahui titik api dari dapur bekas Nav Karaoke. Untuk memadamkan, petugas terpaksa harus menjebol tembok dapur. Baru setelah itu, api berhasil dipadamkan.
“Kalau saya melihatnya, kebakaran ini karena konsleting listrik. Sebab titik sumber api ada di freezer yang ada di dalam dapur. Kabel freezer tersebut, konslet lalu memercikan api yang mengenai tumpukan buku dekat freezer. Karena kalau kebakaran dari tabung LPG, tidak mungkin sebab tabung LPG dalam kondisi kosong,” jelas Anang Yuwono, Danru Satu PMK Kota Malang.(agp/nug)