OMG! Upload Foto Bugil Bareng Pacar di FB

KEPANJEN - Peristiwa ini peringatan bagi para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan putra-putrinya dalam berpacaran sekaligus pelajaran untuk bijak memanfaatkan media sosial. Meski sudah banyak kasus hukum berujung penjara berkaitan dengan postingan di Facebook (FB), nyatanya tak membuat Alfian Nur Rokhim (18) warga Desa Brongkal Kecamatan Pagelaran, belajar untuk tidak melakukan hal sama.
Bahkan yang bikin ngelus dada, ia mengunggah foto bugil bersama pacar belianya berinisial SW yang masih berusia 15 tahun awal Desember ini di wall FB miliknya. Dalam foto itu terlihat keduanya tak mengenakan pakaian sama sekali sedang berbaring berdampingan di atas tempat tidur. Alfian memeluk SW dan mereka dengan sadar melihat ke kamera yang sepertinya disetting dengan timer.  
SW yang melihat foto itu di timeline sang pacar tentu kaget, foto yang seharusnya disimpan malah dipublikasikan dan (tentu saja) dilihat oleh teman-teman FB Alfian yang lain. SW syok dan menangis lalu melaporkan kejadian itu kepada kedua orang tuanya yang juga tidak kalah kaget karena perbuatan buah hatinya.
Orang tua SW yang tidak terima dengan perbuatan Alfian lalu melaporkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang. Bermodal laporan itu, petugas menangkap Alfian yang diketahui putus sekolah tersebut di rumahnya. Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang Iptu Sutiyo mengatakan, Alfian harus mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolres Malang sejak Jumat (26/5) lalu.
“Sebelum foto dihapus, petugas kami berhasil menyita terlebih dahulu barang bukti itu melalui akun pribadi tersangka,” tuturnya. Namun foto itu sempat menghiasi FB Alfian dan tidak menutup kemungkinan juga tersebar (lagi) di dunia maya jika ada orang lain yang men-share sebelumnya.
Menurut Tiyo, sapaan akrab Iptu Sutiyo, Alfian dan SW memang berpacaran sejak enam bulan lalu dan foto yang diunggah diambil pada September 2014 usai keduanya melakukan hubungan intim di rumah Alfian. Mereka bisa bebas melakukan aktivitas suami istri itu karena kondisi rumah sedang sepi.  “Tersangka mengajak korban untuk bertemu di rumahnya yang masih satu desa kemudian merayu SW untuk diajak berhubungan intim,” kata Perwira Pertama (Pama) dengan dua balok di pundaknya.
Karena terlanjur cinta, SW pun menuruti kenginan itu dan tak menolak saat tersangka mengabadikan perbuatan mereka menggunakan ponsel miliknya. Yang menyedihkan, menurut Tiyo, selama enam bulan memadu kasih, dua sejoli yang masih sama-sama belia ini sudah berhubungan layaknya suami istri sebanyak lima kali.  
 “Belum diketahui motif, maksud maupun tujuan tersangka mengunggah foto itu ke Facebook. Menurut Alfian saat diperiksa, dia hanya iseng mengupload foto tersebut,” tuturnya.
Akibat perbuatan itu, Alfian dijerat dua pasal sekaligus yakni  pasal 81-82 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur dan juga UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE) Nomor 11 tahun 2008. Tiyo juga berpesan, supaya para orang tua mengawasi pergaulan anak mereka supaya tidak gampang mengiyakan permintaan pacar untuk melakukan hubungan badan.
Tidak hanya itu, ia juga berharap orang tua memberikan edukasi kepada anak kesayangan mereka supaya mempergunakan fasilitas Facebook sebagaimana mestinya. “Ada UU ITE yang mengatur kegiatan masyarakat maupun seseorang di dunia maya. Bila melanggar aturan itu, maka bisa dipidanakan. Sehingga dunia maya itu, tidak sepenuhnya bebas,” tuturnya
Alfian sendiri kembali menegaskan hanya iseng saja mengunggah foto itu dan tidak ada faktor sakit hati ataupun yang lain. “Foto itu saya upload di Facebook selama satu jam. Saat itu, dia (SW, red) tidak keberatan difoto dan kita melakukan hal itu suka sama suka,” katanya. Ia baru menghapus foto ketika SW protes.(big/han)