Terjun ke Jurang Semua Selamat

Mobil Daihatsu N 1080 DH masuk jurang Gunung Geger, Pagak tidak ada korban dalam kecelakaan itu
Laka Sebelumnya Makan 1 Korban Jiwa dan Belasan Terluka
PAGAK-Sebuah mobil Daihatsu N 1080 DH yang membawa rombongan warga Desa Tegalsari, Kepanjen kemarin sore masuk jurang Gunung Geger, Desa/Kecamatan Pagak. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kecelakaan ini hanya membuat beberapa penumpang mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Pagak.
Sodiq, 43 tahun, salah satu penumpang menceritakan,  penumpang dalam mobil warna hitam semuanya adalah keluarga. Mereka berangkat dari Kepanjen pukul 16.00 WIB dan berniat menghadiri hajatan keluarga di Desa Bantarangin, Pagak.
"Tadi mobilnya dikemudikan oleh Munadi, 29 tahun, keponakan saya," kata Sodiq.
Saat hendak berangkat Munadi sudah lebih dulu memeriksa kendaraannya. Mulai dari ban, lampu, termasuk rem. Setelah semuanya tak ada masalah, mereka pun berangkat. "Penumpang dewasanya ada enam termasuk sopir, dan lima anak-anak. Total penumpang dalam mobil ini 11 orang," tambah pria yang bekerja sebagai sopir ini.
Dalam perjalanan awalnya mobil baik-baik saja. Kendaraan berjalan dengan lancar. Termasuk remnya juga cukup pakem. Hingga akhirnya sampai di Jalan Raya Pagak. Mobil yang awalnya berjalan normal ini mulai mengalami trouble. Beberapa kali laju roda depan mobil tiba-tiba tak bisa dikendalikan.
"Tiba-tiba saja hilang kendali," imbuh Sodiq.
Beberapa penumpang sempat meminta agar Munadi mengentikan mobil tapi ditolak. Hingga akhirnya di jalan menanjak laju roda depan mobil kembali tak terkendali. Karena mobil melaju melaju kencang Munadi pun panik. Tidak hanya Munadi penumpang juga panik. Mereka berteriak, takut mobil yang ditumpangi kecelakaan.
Ketakutan para penumpang itu terbukti. Mobil yang dikemudikan Munadi betul-betul masuk jurang. Laju mobil ini terhenti setelah roda depan kendaraan tersebut patah.
"Tadi ya histeris begitu. Terus begitu mobil masuk jurang kami kemudian langsung keluar satu persatu. Alhamdulillah, tidak ada yang terluka parah, hanya lecet-lecet saja," tambahnya.
Sementara Munadi sendiri langsung mencari bantuan untuk menarik mobil. Kecelakaan ini menarik perhatian  warga sekitar. Mereka pun langsung memberikan pertolongan. Tapi begitu, warga pun tidak mampu menarik mobil. "Tidak tahu juga, sekarang masih mencari bantuan kendaraan yang bisa menarik," urai Sodiq.
Sementara itu Kanitlaka Polres Malang Ipda Yoyok Supandi mengaku pihaknya langsung datang ke TKP. "Saat ini masih di TKP untuk mengevakuasi kendaraan," katanya.
Dia pun mengatakan Jalan Raya Pagak sering terjadi kecelakaan. Sebelumnya dikatakan Yoyok mobil rombongan haji juga terjatuh di jurang. "Yang dulu ada korban meninggal satu," tandas Yoyok.
Sebagai informasi, Jurang Geger sempat memakan satu korban jiwa pada September 2014 silam. Ketika itu Bison yang mengangkut rombongan pengantar haji  masuk jurang. Satu penumpang tewas, belasan lainnya terluka.(vik/ary)