Tali Biru Akhir Hidup Sutomo

Gegerkan Ketenangan Desa Landungsari
DAU–Warga Jalan Tirto Mulyo, Dusun  Klandungan, Desa Landungsari, pagi kemarin geger. Itu seiring dengan ditemukannya, Sutomo, 45 tahun, warga setempat tewas menggantung. Pria yang akrab disapa dengan nama Udin ini ditemukan tewas di lantai dua rumahnya, dengan leher terjerat tali tampar warna biru. Untuk menguatkan dugaan tersebut, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER).
Informasi yang berhasil dihimpun Malang Post, tewasnya Sutomo ini kali pertama diketahui oleh Fitriono, 33 tahun, kuli bangunan yang bekerja di rumah korban. Pagi itu sekitar pukul 07.30 WIB, Fitriono datang. Seperti biasa dia langsung naik ke lantai dua, rumah Sutomo untuk berganti baju. Saat naik itulah, pria yang baru bekerja dua hari ini melihat tubuh Sutomo tergantung.
“Saya kaget karena melihat pak Tomo menggantung,’’ kata Fitriono, yang seketika itu juga kembali turun untuk memberitahu Siti Romlah dan teman kerjanya Kholik yang saat itu sudah ada di bawah.
“Saya tidak berani mendekat, dan memilih memanggil bu Siti serta Cak Kholik,’’ tambahnya.
Mendapat informasi tersebut, Siti dan Kholik langsung naik tangga menuju lantai dua rumah yang saat itu sedang dibangun. Siti pun tak kuasa. Dia langsung histeris melihat kondisi suaminya yang sudah tak bernyawa, dalam kondisi menggantung. Tubuh suami yang telah memberinya dua anak ini pun dipeluknya.
Sementara Kholik, tidak hanya diam. Dia langsung memberitahu warga, terkait kejadian ini untuk kemudian dilanjutkan dengan melapor ke Polsek Dau.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung datang ke TKP. Saat itu kondisi korban masih tergantung dengan leher terjerat tali tampar yang diikatkan pada bekas andang,’’ kata Supari. Posisi  kaki korban yang sedikit menempel lantai memang sedikit membuat petugas curiga. Lantaran itulah, setelah olah TKP dilakukan, petugas pun membawa jenazah korban ke RSSA untuk dilakukan visum.
Selain tali tampar, petugas juga mengamankan kursi plastik yang ditemukan satu meter dari tempat korban ditemukan. Diduga, kursi ini sempat dinaiki korban untuk mengakhiri hidupnya. Dugaan itu dikuatkan dengan adanya jejak telapak kaki di kursi tersebut. (vik/ary)