Modus Menangkan Undian, Mahasiswi Tertipu

MALANG – Penipuan dengan modus memenangkan undian hadiah, ternyata masih terjadi di Kota Malang. Korbannya lagi-lagi seorang mahasiswi. Kali ini dialami Rifka Asruroh, 22 tahun, warga asal Selopuro – Blitar.
Akibat penipuan tersebut, uang milik Rifka sebesar Rp 10,3 juta di ATM Mandiri, terkuras habis. Karena tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, Rifka lalu melaporkannya ke polisi. Kini kasusnya sedang diselidiki Unit Reskrim Polres Malang Kota.
Menurut penuturan Rifka kepada penyidik saat laporan, peristiwa tersebut terjadi Rabu (7/1) malam sekitar pukul 20.25. Berawal dari telepon masuk ke handphone (HP) miliknya. Saat diterima, pelaku yang tidak dikenal tersebut mengaku sebagai petugas Telkomsel.
Pelaku mengatakan kalau nomor HP milik Rifka, telah memenangkan undian hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta. Selanjutnya korban diminta bergegas untuk mengecek saldo di ATM miliknya.
Mungkin karena saking senangnya, dan tidak curiga kalau itu hanya modus penipuan, Rifka lalu segera pergi ke ATM Mandiri yang ada di Universitas Brawijaya Malang. Dengan panduan pelaku yang terus menelpon, Rifka kemudian diminta menekan beberapa tombol.
Saat dituruti, ternyata tanpa disadari Rifka telah mentransfer uangnya ke dua rekening milik pelaku. Yaitu atas nama Yani di Bank Ekonomi Raharja serta atas nama Veni di Bank Mandiri. Rifka baru sadar kalau menjadi korban penipuan, saat mengecek saldo di ATM miliknya ludes. Selain itu nomor HP pelaku juga sudah tidak aktif.
Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan kalau laporannya saat ini sedang diselidiki oleh Unit Reskrim Polres Malang Kota.
“Kasusnya saat ini sedang diselidiki. Dengan kejadian ini, kami kembali mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan undian hadiah seperti itu, karena hanya modus penipuan saja. Lebih baik konfirmasikan dan dicek terlebih dahulu kebenarannya,” terang Nunung Anggraeni.(agp/nug)