Polisi Terjerat Kasus Sabu-sabu

MALANG - Masih ingat dengan Heru Sulistyo, anggota Sabhara Polres Malang Kota yang tertangkap tangan kasus narkotika jenis sabu-sabu (SS), pada pertengahan 2014 lalu. Perkara anggota berpangkat Briptu ini, sudah masuk dalam meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Malang. Rabu kemarin merupakan sidang dengan agenda putusan.
Tetapi, sidang yang diketuai Majelis Hakim Sarini SH, MH ini terpaksa ditunda minggu depan. Bukan karena surat putusan belum siap atau terdakwa tidak hadir, melainkan karena Heru masih belum siap menerima putusan. Ia meminta supaya pembacaan putusannya ditunda minggu depan.
"Saya masih belum siap menerima putusan," jawab Heru, ketika ditanya Ketua Majelis Hakim apakah terdakwa sudah siap menerima putusan. Karena pertimbangan belum siap itulah, akhirnya sidang ditunda.
Sidang agenda putusan kemarin, digelar di ruang Garuda. Sidang diketuai Majelis Hakim, Harini SH, MH, dengan JPU Irawan Eko Cahyono, SH. Sebelumnya dua minggu lalu, JPU membacakan tuntutan dengan pidana penjara selama lima tahun.
"Tuntutannya lima tahun, sesuai dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujar JPU Irawan Eko Cahyono, sebelum sidang dimulai.
Sekadar diketahui, Heru Sulistyo adalah anggota Sabhara Polres Malang. Bapak satu anak asal Jalan Kresna, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir ini, ditangkap di tempat kontrakannya di Jalan Bandulan VIII Malang, pada 14 Agustus 2014. Ia ditangkap petugas Satreskoba dan Provost Polres Malang Kota.
Sebelum ditangkap kasus narkoba, Heru merupakan anggota yang desersi. Ia sempat tidak masuk dinas selama beberapa  lama. Briptu Heru, mengenal narkotika jenis SS sejak 2005, ketika masih menjadi anggota Polres Malang.
Ia diketahui mengkonsumsi SS, setelah hasil tes urinenya positif ada kandungan narkoba. Untuk membuatnya jera, Heru dipindah ke Polres Lumajang, dan pada 2008 dipindah ke Polres Malang Kota, dan ditugaskan sebagai anggota Sabhara.
Barang bukti yang turut diamankan dari tangan Heru saat itu adalah berupa tujuh poket SS seberat dua gram, satu unit timbangan elektrik, dua kemasan klip plastik, seperangkat alat hisap serta tiga unit HP.(agp/nug)