Pencuri Rumah Tewas Kesetrum

PONCOKUSUMO – Sumardi, 55 tahun, warga Dusun Jajang, Desa Sumberejo, Poncokusumo, tewas tersengat arus listrik, saat hendak mencuri di rumah Dewi Khusnul Khotimah, 63 tahun, warga Desa Pandansari  RT03 RW08,  Poncokusumo, selasa malam kemarin.
“Saat kami temukan, tangan kanan korban (Sumardi) masih memegang kabel, yang diduga dialiri listrik. Kami juga melihat telapak tangannya lecet,’’ kata Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Siswo Hariadi kepada Malang Post.
Jasad Sumardi oleh petugas tidak dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang. Sesuai permintaan keluarganya, tubuh Sumardi langsung dibawa pulang untuk kemudian dimakamkan.
“Keluarga Sumardi keberatan saat jenazah kami bawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk divisum. Melalui surat pernyataan yang dibuat dan diketahui oleh perangkat desa, mereka mengaku menerima. Sehingga jenazah Sumardi langsung dibawa pulang keluarganya,’’ tambah Agus.
Tewasnya Sumardi kali pertama diketahui Dewi pemilik rumah. Saat hendak salat subuh, Dewi kaget karena listrik di rumahnya padam. Bersama anaknya, Lailatul Khoiroh, 36 tahun, mengecek sumber listrik.  Saat itulah keduanya melihat ada tubuh tergeletak di bawah jendela dapur rumahnya. Keduanya pun panik dan langsung berteriak meminta tolong warga sekitar.
Warga langsung melapor ke Polsek Poncokusumo. Petugas pun datang. Kabel yang beraliran listrik lebih dulu dimatikan. Tubuh Sumardi diperiksa. Tapi naas, saat itu kondisi korban sudah tidak bernyawa. Saat melakukan olah TKP, petugas menemukan tas punggung yang masih melekat di tubuh Sumardi. Di dalam tas punggung itu, petugas menemukan linggis kecil warna merah.
 “Dari temuan itulah, kami menduga jika Sumardi hendak melakukan pencurian di rumah Dewi,’’ tambah pria dengan tiga balok di pundak ini.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Dewi membenarkan jika yang dipegang oleh Sumardi beraliran listrik. Kabel tersebut dipasang oleh anaknya Amir Mahmut, 36 tahun, sebelum berangkat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.
“Kabel itu sengaja dipasang untuk memberikan efek jera kepada pelaku kriminal. Kabel itu dihidupkan pukul 23.00 WIB dan dimatikan pukul 04.30 WIB menjelang salat subuh,’’ tambahnya. (vik/aim)