Main Facebook, Gadis Ampelgading Hamil

KEPANJEN-Facebook masih jadi pemicu aksi kriminalitas terhadap anak usia di bawah umur di Kabupaten Malang. Berawal dari Facebook, Suradi, 19 tahun, warga Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading bisa merebut kehormatan Bunga (nama samaran), gadis 15 tahun asal
Ampelgading.
“Tersangka kami jerat dengan pasal 81-82 Undang-Undang (UU) No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur. Ancamannya hukuman selama lima tahun kurungan penjara,” ujar Kepala Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang Iptu Sutiyo SH Mhum kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, tersangka kenal dengan korban selama satu tahun belakangan ini. Keduanya kenal melalui situs online pertemanan Facebook. Setelah berkenalan selama satu bulan, mereka menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Kemudian, mereka berdua pun kerap kali menyempatkan diri untuk bertemu di suatu tempat.
“Sedangkan tersangka pertama kali menyetubuhi korban, pada awal tahun 2014 yang lalu di sebuah persawahan,” kata Perwira Pertama (Pama) dengan dua balok di pundaknya ini. Dua bulan kemudian, tersangka juga menyetubuhi korban di tempat yang sama. Semenjak perlakuan tidak senonoh itu, korban lebih banyak berdiam diri.
Hingga orang tua korban curiga dan ada yang berbeda dengan anak kesayangannya. Apalagi korban tidak bisa menyembunyikan  bahwa sedang berbadan dua. Setelah didesak korban berterus terang, bahwa dirinya dihamili oleh tersangka. Tidak terima dengan hal itu, kedua orang tuanya melaporkan tersebut ke kepolisian.
“Tersangka ini kami ciduk di rumahnya. Saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya tersebut,” kata Iptu Sutiyo. Sementara itu tersangka Suradi di hadapan penyidik yang memeriksanya mengatakan, melakukan hal tersebut saling suka sama suka. Dia juga berjanji akan menikahi pacarnya tersebut.
“Tapi orang tua korban tidak terima dan malah melaporkan saya. Padahal saya siap bertanggungjawab dengan menikahinya,” kata dia. Meski demikian, dia mengaku menyesal telah menyetubuhi korban hingga hamil delapan bulan. Karena berakibat dirinya saat ini dihukum dan ditahan di sel Mapolres Malang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(big/ary)