Pengguna Ganja Jaringan Surabaya Dibekuk

Tersangka Nanang Lakhmuddin saat diperiksa oleh petugas penyidik Satrekoba Polres Malang kemarin

KEPANJEN- Perang terhadap narkoba terus ditabuh. Kami kemarin, Satreskoba Polres Malang berhasil membekuk seorang pengguna narkoba jenis ganja. Tersangkanya yakni Nanang Lakhmuddin, 47 tahun, warga Jalan Samboja, RT 23 RW 03 Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen.
Dari tangan tersangka, petugas  berhasil menyita satu poket ganja dibungkus plastik, satu poket ganja dibungkus kertas, satu poket biji ganja dan dua buah rokok ganja. “Tersangka kami jerat Pasal 111 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ujar Kaur Bin Ops (KBO) Satrekoba Polres Malang Ipda Suryadi kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, tersangka ditangkap di rumahnya usai mengkonsumsi ganja. Penangkapan tersangka ini, bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan, tersangka sering mengkonsumsi ganja. Modusnya dengan membungkus daun ganja dan melintingnya, kemudian diisap layaknya rokok.
“Bermula dari informasi dari masyarakat itu, kami lakukan penyelidikan. Setelah dipastikan tersangka benar-benar pengguna ganja, langsung kami lakukan penangkapan,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan satu balok di pundaknya ini.
 Dalam penangkapan itu, petugas berhasil menyita ganja seberat 18 gram yang sudah dikantongi dalam plastik. Menurut pengakuan tersangka saat diperiksa, tersangka mendapatkan ganja tersebu dari seorang temannya berinisal GM warga Kota Surabaya. “Kami sudah mengantongi identitas pengedarnya. Jajaran kami telah terjun ke lapangan dan membutu tersangka. Keberadaanya saat ini tengah diselidiki,” paparnya.
Tersangka mengenal maupun mengkonsumsi ganja, selama satu tahuh terakhir. “Namun, tersangka baru pertama kali ini ditahan terkait kasus pengkonsumsi ganja. Terkait kasus ini, kami sedang menyelidiki ke jaringan yang lebih luas lagi. Karena kami mengincar pengedar ganja ke tersangka ini,” paparnya.
Di hadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka membeli satu poket senilai Rp 200 ribu. Tersangka mengaku sebanyak tiga kali membeli barang haram tersebut dari temannya berinisial GM. Dia mengambil ganja itu, disuatu tempat yang telah ditentukan oleh pelaku yang saat ini masih buron tersebut.
“Awalnya saya hanya coba-coba mengkonsumsi ganja ini, lantaran ditawari teman saya ini. Akhirnya saya menjadi ketagihan dan membeli ganja ini sebanyak tiga kali. Biasanya saya mengkonsumsi ganja ini di warung dan di kamar mandi,” terangnya. (big/aim)