Minum HCL, PNS Terkapar di Toilet

MALANG POST - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditemukan dalam kondisi tergeletak tak sadarkan diri di dalam kamar mandi kantor Pemerintah Kabupaten Tuban yang berada di jalan Kartini, Minggu (1/2/2015) pagi.
PNS yang diketahui bernama Tamsit (40), PNS asal Kelurahan Perbon, Kecamatan Kota Tuban tersebut tak sadarkan diri akibat minum cairan Hydro Clorida (HCL) di dalam kamar mandi. Meski sempat mendapatkan perawatan medis, korban akhirnya saat berada di rumah sakit.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tewasnya Tamsit yang merupakan staf dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuanganan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkab Tuban itu berawal saat dia sedang tugas jaga malam di kantornya bersama dua orang pegawai lainnya.
Pada saat bertugas malam di kantornya itu, tiba-tiba menghilang dan tidak diketahui kemana perginya. Setelah lebih dari satu jam tak kunjung muncul, teman jaga korban yang bernama Evan langsung mencari korban di dalam area kantor Pemkab Tuban itu. "Saat melakukan pencarian, teman korban mendengar adanya suara aneh dari dalam kamar mandi. Kemudian teman yang bersangkutan melihat dari jendela kaca atas dengan menggunakan tangga," terang AKP Suharyono, Kasat Reskrim Polres Tuban.
Setelah dilihat oleh Evan, ternyata benar yang berada di dalam kamar mandi itu adalah Tamsit yang sudah dalam kondisi tergeletak. Sehingga Evan bersama dengan satu orang pegawai lainnya langsung berusaha menolong korban dengan cara memecahkan kaca kamar mandi. "Pintu kamar mandi oleh yang bersangkutan di kunci dari dalam. Sehingga teman korban baru bisa masuk setelah memecahkan kaca untuk menolongnya," lanjut Kasat Reskrim.
Saat ditolong PNS yang memiliki anak kecil tersebut sudah kondisi tidak sadarkan diri. Kemudian Tamsit dibawa ke rumah sakit umum Kabupaten Tuban untuk mendapatkan perawatan medis. "Korban ini sempat mendapatkan perawatan selama sekitar dua jam di rumah sakit. Namun akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia," jelasnya.
Petugas kepolisian yang melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) berhasil menemukan jurigen yang merupakan bekas HCL dan sepatu milik korban. Pihak kepolisian belum mengetahui apa penyebab dari PNS tersebut nekat bunuh diri dengan minum HCL. (jpnn/bj/udi)