Pesta Sabu, Istri Pejabat Lamongan Digerebek

LAMONGAN - Kala suaminya tengah diopname di rumah sakit, sang istri malah pesta sabu bersama dua pria. Yuni Setyowati alias Yuyun (36), istri Kepala Dinas Pengairan Lamongan Ir Supandi, meronta-ronta saat empat anggota Reskrim Polres Lamongan menyergapnya, Minggu (1/2) sore.
Ia tak menyangka kalau pesta sabu-sabu yang digelarnya bersama Choneik Mashuri (37) dan Eko Tomaji (38) di gudang tembakau milik PT Subhika Sarana Rupa Bumi (SSB) di Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, digerebek polisi. Dari tangan mereka saat penggerebekan, polisi menyita 1 paket sabu-sabu seberat 0,5 gram dan 1 plastik klip yang isinya bekas pakai.
Yuyun berontak keras saat empat petugas dipimpin Aiptu Suprapto memasukkan mereka bertiga ke dalam mobil Mitsubishi Kuda untuk dibawa ke Mapolres. Ia membentur-benturkan kepala ke tembok gudang. Tak hanya itu. Di tengah jalan, Yuyun juga tak terkendali. Ia meronta-ronta. Dua tangannya menggapai-gapai pintu mobil. Ia membentur-benturkan kepala ke bodi mobil dan berteriak-teriak hendak melompat keluar.
Melihat ini, Suprapto meminta bantuan tambahan personel pengamanan dari Polres. Saat Yuyun dapat dikendalikan, petugas menginterogasi Choneik dan Eko. Dari pengakuan mereka, polisi menemukan nama Sentot Margono (53), pemasok sabu-sabu. Saat itu pula mereka langsung menuju rumah Sentot di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Babat, Lamongan. Dan, pria bertubuh tambun ini tak melawan saat disergap.
Ketiga tersangka dijerat pasal 112 UU RI nomor 39 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun tahanan. (jpnn/udi)