Suka Nonton BF, Cabuli Anak di Bawah Umur

KEPANJEN – Kejahatan asusila di Kabupaten Malang susah sangat mengkhawatirkan. Subur Santoso, 26 tahun, warga Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari, tega memperkosa anak di bawah umur, berinisial SN 16 tahun, warga Singosari. Tersangka baru kenal sehari dengan korban, langsung lakukan pencabulan.
“Tersangka kami jerat dengan pasal 81-82 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur, yang ancaman hukumannya lima tahun kurungan penjara,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat SIK kepada Malang Post kemarin. Dijelaskannya, peristiwa pencabulan itu dilakukan hari Sabtu (31/1) lalu. Tersangka dikenalkan korban melalui temannya. Keduanya, akhirnya berjalan keluar di sekitar daerah Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari, menggunakan sepeda motor tersangka. Saat itulah, tersangka melakukan pencabulan tersebut.
“Tersangka melakukan pencabulan itu, di pinggir jalan dan sekitarnya terdapat ladang tebu,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Tuban ini.
Tersangka memaksa korban melakukan persetubuhan itu disertai ancaman. Saat itu, kondisi di lokasi kejadian sedang sepi. Terlebih saat itu malam hari, kondisi tempat tersebut memang gelap.
Korban yang di bawah ancaman mencoba melarikan diri. Usahanya itu, akhirnya membuahkan hasil. Tersangka yang saat itu lengah, dimanfaatkan korban melarikan diri. Korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke kedua orang tuanya.
Tidak terima dengan perlakuan itu, orang tua korban melaporkan tersangka ke Polsek Singosari dan diteruskan ke Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang.
“Tersangka kami tangkap di rumahnya. Tersangka mengakui perbuatannya tersebut,” kata perwira pertama (pama) dengan tiga balok di pundaknya ini.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, tersangka melakukan hal itu, lantaran cinta terhadap korban. “Saya cinta sama dia (korban). Saya mau menikahinya, apalagi kami saling suka. Saya juga tidak tahu, mengapa saya dilaporkan oleh kedua orang tua dia (korban),” kilah tersangka.
Dia mengaku nekat melakukan perbuatan itu, lantaran sering menonton video porno. “Saya memang sering menonton video porno di HP. Saat melakukan hal itu, saya ingin coba-coba. Sebelumnya tidak pernah melakukannya,” kata dia. (big/aim)