Polres Perak Amankan 35 Tersangka

SURABAYA - Sambil cengengesan, Niki Valow mengakui jika ia pernah mengaku sebagai polisi. Pengakuan itu ia gunakan untuk memeras pasangan muda-mudi yang berpacaran di kawasan Kenjeran. Namun pemuda 24 tahun itu kena batunya. Ia bertemu dengan polisi sebenarnya dan diamankan. Niki mengaku memeras dan hasilnya ia gunakan untuk beli rokok dan mabuk. "Kalau ngaku polisi kan jadi takut yang pacaran," ujar Niki kepada wartawan, Senin (9/2/2015).
Niki adalah satu dari 35 tersangka yang diamankan polisi dalam operasi multi sasaran. Dalam operasi yang digelar selama dua minggu tersebut, polisi mengungkap 21 kasus dengan 35 tersangka. Kasus paling menonjol yang diungkap adalah pengungkapan judi online. Kasus itu berlokasi di beberapa warnet di kawasan Surabaya. Dari kasus itu, polisi menyita 10 CPU, 4 HP, uang Rp 5,6 juta, dan 13 kartu ATM.
Kasus lain yang juga ditangani adalah kasus premansime, sajam, dan pungli. "Tidak semua kasus kami lanjutkan ke ranah pidana, ada kasus yang mendapatkan pembinaan. Operasi ini akan terus kami lanjutkan untuk suasana yang lebih kondusif," ujar Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Mustofa. (jpnn/udi)