Rayakan Valentine di Losmen, Kena Razia

Salah seorang wanita muda ini terjaring razia di Losmen Puspa Kecamatan Kepanjen, kemairn sore.

KEPANJEN- Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Malang dan Polres Malang, melakukan razia sejumlah hotel, losmen dan penginapan di wilayah Kabupaten Malang, kemarin. Hasilnya, terdapat 15 pasangan bukan suami istri yang terjaring razia. Razia itu dilakukan untuk menekan angka asusila, jelang hari Valentine yang jatuh, Sabtu (14/2) ini.
Sasaran pertama yang menjadi tempat razia adalah, sejumlah hotel, losmen dan penginapan yang berada di Kecamatan Lawang dan Kecamatan Singosari. Di dua tempat tersebut, petugas gabungan berhasil menjaring razia lima pasangan bukan suami istri. Mereka kepergok sedang berdua-duaan di dalam kamar di salah satu losmen di Lawang.
Kemudian razia dilanjutkan di sejumlah penginapan dan losmen yang berada di  Kecamatan Pakisaji dan Kecamatan Kepanjen, pada siang hari hingga sore hari. Saat razia di Losmen Puspa di Kecamatan Kepanjen, petugas menjaring lima pasangan bukan suami istri. Mayoritas dari mereka merupakan remaja.
Kasat Sabhara Polres Malang AKP Ainun Djariyah mengatakan, razia gabungan tersebut sudah dilakukan selama dua hari ini. “Tujuannya adalah untuk meminimalisir tindakan asusila, menjelang hari kasih sayang atau valentine. Sekaligus menciptakan suasa kondusif bagi masyarakat,” ujarnya kepada Malang Post kemarin.
Diakuinya, mayoritas yang terjaring razia itu adalah remaja maupun pemuda yang sedang asyik berdua-duaan. Meski mayoritas yang terjaring razia adalah remaja dan pemuda, namun mereka membawa identitas berupa KTP dan SIM. Selain itu juga, terdapat pasangan yang sudah dewasa, yang juga turut terjaring razia.
Bagi siapa saja kepergok terjaring razia, maka akan didata dan dilakukan sidang tindak pidana ringan (Tipiring). “Setelah kami data, yang bersangkutan diperbolehkan pulang. Sedangkan KTPnya, kami bawa dan kami kembalikan usai sidang tipiring,” terang Perwira PErtama (Pama) dengan tiga baok di pundaknya tersebut.
Terkait dengan hari valentine yang berlangsung pada hari ini, dia mengimbau kepada semua masyarakat, untuk tidak merayakan dengan salah kaprah dan melanggar aturan. “Razia seperti ini, akan terus kami lakukan. Sasarannya tida hanya pasangan bukan suami istri saja, melainkan potensi pidana lainnya yang menganggu kondusifitas,” pungkasnya. (big/feb)