Suami Selingkuh, Ibu Hamil Coba Bunuh Diri

MALANG – Sebesar apapun kesabaran wanita, kalau dikhianati suami memang akan sakit hati. Apalagi, ketika hal itu terjadi dalam kondisi hamil, momen yang seharusnya menjadi kebahagiaan pasangan suami istri.
Hal inilah yang mungkin dirasakan oleh Rahayu Septianingsih. Wanita muda yang hamil sekitar 4 bulan itu gelap mata dan siang kemarin mencoba mengakhiri hidupnya dan calon jabang bayu yang sedang dikandung dengan melompat dari atas jembatan Brantas Jalan Gatot Subroto Malang.
Rahayau menceburkan diri ke Sungai Brantas, dari atas jembatan brantas setinggi sekitar 25 meter. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan oleh warga. Meskipun kondisinya mengalami luka-luka serta tak sadarkan diri, ketika dilarikan ke IRD RSSA Malang.
Berdasarkan identitas KTP serta buku nikah yang ditemukan warga di dalam tas yang dibawanya, diketahuilah namanya. Wanita kelahiran 4 April 1993 ini, adalah warga Perum Griya Damai Sejahtera, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing.
Dari keterangan para saksi, peristiwa yang menggemparkan warga sekitar dan pengguna jalan ini, terjadi sekitar pukul 11.00. Sebelum mencoba bunuh diri, korban berjalan mondar-mandir di atas jembatan, ia terlihat linglung dan menangis.
Tak lama setelah itu, ia berhenti di atas jembatan. Kemudian tanpa diduga dia langsung memanjat pagar jembatan dan bersiap untuk melompat. “Ketika mau melompat, kami sudah meneriaki supaya tidak melompat dan bunuh diri. Tetapi wanita ini nekat saja melompat,” ujar Alex, warga sekitar yang menjadi saksi mata.
Beruntung, saat jatuh ke sungai, korban tidak langsung hilang tenggelam. Tubuhnya muncul ke permukaan air dan sempat hanyut sekitar lima meter. Warga yang melihat langsung mencebur ke sungai untuk menolongnya.
Mengetahui kondisi korban masih bernyawa, warga lantas membawanya ke RSSA Malang. Sedangkan sebagian warga lain, melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsekta Blimbing. “Untuk barang-barang korban seperti buku nikah, KTP, HP serta laptop yang ada di dalam tas, kami amankan untuk barang bukti,” ungkap salah satu petugas Polsekta Blimbing.
Terkait motif percobaan bunuh diri yang dilakukan Rahayu, berdasarkan informasi dari beberapa petugas, diketahui kalau korban mencoba bunuh diri karena masalah keluarga. Suaminya diduga selingkuh dengan wanita lain dan diketahui oleh korban.
“Kalau informasi yang kami peroleh, karena dugaan suaminya selingkuh. Tetapi dari pihak keluarga masih belum bisa memberikan konfirmasi. Termasuk korban sendiri, kondisinya juga masih lemah dan tak sadarkan diri,” tutur petugas.
Sementara itu, pantauan Malang Post, kondisi korban sampai sore kemarin masih terbaring lemat di IRD RSSA Malang. Kondisinya masih belum sadar. Di tangannya masih tertancap jarum infuse. Ia juga mendapat bantuan oksigen.(agp/han)