Awalnya Coba-coba, Jadi Ketagihan

Kedua tersangka tidak berkutik, saat dilakukan pemeriksaan di Polres Malang

KEPANJEN- Peredaran narkotika di Kabupaten Malang masih marak. Satuan Rekoba Polres Malang, awal pekan kemarin, berhasil menangkap dua budak narkotika sabu-sabu. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda, usai mengkonsumsi barang haram tersebut. Dari tangan keduanya, petugas berhasil menyita dua poket serbuk putih itu.
Kedua tersangkanya adalah berinisal FA, 28 tahun, warga Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan BD, 19 tahun, warga Desa Argotirto (Sumawe). Mereka ditangkap di masing-masing rumahnya, diwaktu bersamaan pukul 21.30 WIB.
“Kalau memakai sabu-sabu, saya jadi kuat untuk tidak tidur. Apalagi pekerjaan saya sebagai sopir dibutuhkan  stamina yang kuat,” terang tersangka FA, saat diperiksa tim penyidik, kemarin.
Dia merogoh kocek senilai Rp 200 ribu untuk satu kali pembelian serbuk putih itu. Sedangkan menurut pengakuan BD, dia diajak teman-temannya untuk mengkonsumsi sabu-sabu. “Pengaruh lingkungan, hingga saya berani mengkonsumsi sabu-sabu. Mulanya, saya penasaran, hingga ketagihan seperti ini. Tapi, saya menyesal, bila jadinya dipenjara seperti ini,” ujar BD.
Kasat Rekoba Polres Malang AKP Syamsul Hidayat menjelaskan, penangkapan kedua tersangka itu, bermula dari informasi masyarakat. Warga melaporkan, keduanya kerap melakukan transaksi narkoba. Petugas melakukan penyelidikan dan mengecek kebenaran laporan itu.
Kali pertama yang diamankan adalah tersangka FA. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sepoket SS di dalam saku depan celananya. Tidak berselang lama kemudian, petugas penyidik Satuan Reskoba Polres Malang, juga berhasil menangkap pelaku lainnya, di tempat berbeda.
“Kedua tersangka ini kami bawa ke Mapolres Malang, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lajut, terkait kasus ini,” terang Perwira Pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya tersebut.
Menurutnya, hasil pengembangan yang dilakukan, kedua pelaku tersebut, sama-sama mendapatkan sabu-sabu dari pengedar yang sama. Identitas pengedar tersebut kata dia, sudah dikantongi. Saat ini, petugas masih melakukan perburan terhadap pengedarnya.
“Kami lakukan perburuan tidak sampai ke pengedarnya saja, tapi sampai ke bandar yang menyuplai sabu-sabu ini,” terangnya. Atas perbuatan yang dilakukan, maka petugas menjerat kedua tersangka dengan Pasal 112 tentang penggunaan narkotika. Ancaman hukumannya, minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara. (big/aim)