Beli Mobil Online, Tertipu

MALANG - Bisnis online memiliki resiko lebih tinggi. Namun masih saja masyarakat gampang tertipu. Termasuk Fitri Istiariningsih, 36 tahun, karyawan RSSA Malang, warga Sukun Pondok Indah Malang. Lantaran membeli mobil secara online, Fitri kehilangan uang sekitar Rp 30 juta.
Menurut Fitri kepada penyidik saat laporan, penipuan yang dialaminya berawal saat korban mendengar percakapan temannya. Bahwa ada lelang mobil dengan harga murah. Karena tertarik untuk memiliki mobil, korban lalu mencari informasi kemudian menghubungi nomor telepon pelaku.
Setelah terjadi tawar menawar, akhirnya terjadi kesepakatan harga. Selanjutnya sebagai uang muka, korban diminta mentransfer uang ke rekening milik pelaku. Korban pun mentransfer melalui ATM BNI di RSSA Malang.
Setelah uang ditransfer, ternyata mobil tidak kunjung datang. Dan ketika dihubungi nomor pelaku sudah tidak aktif. Karena merasa tertipu, akhirnya melaporkannya ke polisi.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pembelian melalui online, atau lewat telepon. Lebih baik dipastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum mentransfer uangnya. Karena kebanyakan adalah hanya modus penipuan saja,” papar Nunung.(agp/ary)