Warga Kedungkandang Korban Pengeroyokan

MALANG – Syarif Hidayatullah, 22 tahun, warga Jalan Burung Gereja, Kelurahan Arjowilangun, Kedungkandang, Selasa (24/2) malam menjadi korban pengeroyokan. Juru parkir (Jukir) Café Baswara Jalan Tugu Malang ini, dikeroyok dua orang pria tak dikenal. Akibatnya ia mengalami luka memar di wajah serta kepalanya.
Lantaran tidak terima dengan peristiwa pengeroyokan yang dialaminya, malam itu juga Syarif mengadukannya ke Polres Malang Kota. Kini perkaranya masih dalam penyelidikan petugas Reskrim.
“Untuk laporannya sudah kami terima. Pelakunya masih diselidiki dengan memeriksa saksi-saksi. Pasalnya korban juga tidak mengenali siapa pelaku yang mengeroyoknya,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni.
Diperoleh keterangan, peristiwa yang dialami Syarif terjadi sekitar pukul 19.30. Malam itu, korban sedang bekerja sebagai jukir. Saat bekerja itu, tiba-tiba ada dua orang pelaku berboncengan sepeda motor nyelonong masuk ke dalam Café Baswara, dengan membawa motornya.
Dalam kondisi mabuk minuman keras, kedua pelaku ini lalu memanggil korban. Mereka meminta korban memarkir motornya di tempat parkir. Salah satu pelaku juga diketahui buang air kecil di lokasi parkir.
Kemudian sembari ngomel, salah satu pelaku menegur korban. “Koe premane ta (Kamu preman, red),” tanya pelaku pada korban. Karena merasa bukan preman, korban lalu menjawab apa adanya. “Saya hanya tukang parkir,” jawab korban.
Mendapat jawaban itu, pelaku kemudian bertanya macam-macam. Karena tidak ditanggapi, kedua pelaku emosi yang kemudian memukuli korban dengan tangan kosong. Pemukulan baru berhenti setelah beberapa pengunjung dan warga datang melerai. Selanjutnya kedua pelaku pergi, dan korban melaporkannya ke Polres Malang Kota.(agp/nug)