Dor!! Dua Pencuri Mobil Tewas

MALANG - Kemarahan polisi terhadap pelaku curanmor yang selama ini beraksi di wilayah Kota Malang memuncak. Semalam, dua dari empat pelaku maling mobil, ditembak mati. Satu pelaku lain dihadiahi timah panas di betis kaki kanannya, sedangkan satu pelaku masih sebatas saksi.
Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan karena mereka berusaha menyerang dan melarikan diri saat ditangkap. Sebelum mengarahkan butir peluru ke kaki dan dada pelaku, polisi sudah memberikan tembakan peringatan. Tetapi para pelaku tetap menyerang.
"Ada empat orang yang kami amankan. Tiga sudah menjadi tersangka dan kami tembak. Dimana dua pelaku kami tembak mati karena menyerang anggota, dan satu pelaku lagi kami tembak kaki kanan. Untuk satu orang masih saksi, karena saat kami amankan dia bersama dengan para pelaku," ungkap Kapolres Malang Kota, AKBP Singgamata SIK.
Menurut mantan Kapolres Lumajang ini, mereka merupakan kawanan curanmor khusus roda empat yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Malang. Mereka selama ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dua pelaku yang tewas ditembak adalah Satori, 44 tahun, warga Pamekasan, Madura dan Luddin, 47 tahun warga Jalan Mawar, Lowokwaru Kota Malang. Sedangkan satu pelaku yang ditembak kaki adalah Ahmad Sulaiman, 32 tahun warga Jalan Terusan Kenikir, Lowokwaru Malang. Satu orang yang menjadi saksi berinisial S, warga Kota Malang.
"Dua pelaku yang kami tembak mati, merupakan residivis kasus pencurian motor," ujar Singgamata, sembari mengatakan Polres Malang Kota akan terus menindak pelaku curanmor di Kota Malang.
Penangkapan para pelaku curanmor ini, berawal dari laporan pencurian mobil Carry di wilayah Polehan Kecamatan Blimbing dan mobil pick up L300 di wilayah Kecamatan Klojen. Pencurian terjadi dini hari kemarin. Dari dua TKP pencurian tersebut, penangkapan dilakukan hanya selang beberapa jam kemudian.
Berdasarkan informasi itu, polisi lalu melakukan penyelidikan, dengan melakukan penyanggongan di sekitar Kecamatan Pakis. Hasilnya polisi menangkap tangan tersangka Luddin dan Ahmad Sulaiman saat membawa mobil curian. Saat mau ditangkap tersangka Luddin menyerang petugas dan ditembak mati.
Dari penangkapan keduanya tersebut, polisi lalu mengembangkan dan menangkap tersangka Satori, serta seorang saksi di rumah kontrakan di Jalan Balearjosari Blimbing. Lagi-lagi Satori menyerang dan ditembak mati.
"Di rumah kontrakan tersebut kami menemukan beberapa barang bukti onderdil mobil. Kami akan mengembangkan karena ada TKP pencurian lain," papar Singgamata.(agp/han)