Selidiki Rekaman CCTV Lama

MALANG – Aksi percobaan pembobolan Bank Antar Daerah (Anda) cabang Basuki Rahmad pada  Minggu (1/3/15)  lalu, membuat Polres Malang Kota lebih waspada. Sebab, para pelaku percobaan pembobolan bank ini diduga sudah ahli dalam melakukan tindak kriminal tersebut. Kelihaian ini ditunjukkan, melalui aksinya masuk ke dalam lubang berdiameter 10 centimeter dan cara mereka memutuskan kabel CCTV.  
Polres Malang Kota sendiri, terus mendalami aksi percobaan tersebut. Meski tidak menimbulkan kerugian, Polres Malang Kota tetap penasaran mengungkap siapa otak di balik aksi itu. "Kami sudah periksa CCTV saat kejadian, tapi wajah pelaku tidak jelas," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata kepada Malang Post, kemarin (3/3/15).
Karena itu, lanjutnya, Polres Malang Kota akan memeriksa rekaman CCTV beberapa minggu ke belakang. Siapa tahu, dari situ kepolisian bisa mendapat petunjuk. Sebab, Polres Malang Kota menduga pelaku sudah mengincar Bank Anda sejak lama.
"Mereka tahu selak-beluk di dalam bank. Kemungkinan, sudah memelajarinya lebih dulu. Kita akan periksa CCTV beberapa minggu lalu," ujar mantan Kapolres Lumajang ini.
Polres Malang Kota, kata Singgamata, belum bisa memprediksi ada berapa orang yang menjadi komplotan aksi percobaan tersebut. Kendati demikian, melalui Satreskrim Polres Malang Kota, Singgamata sudah menerjunkan 15 personel untuk menyidik kasus ini. Seluruhnya sudah disebar dan berbagi peran dalam mendalami kasus percobaan pembobolan bank.
Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, Bank Anda cabang Basuki Rachmat menjadi sasaran aksi percobaan pembobolan para pelaku perampokan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 16.00, saat wilayah Kota Malang sedang diguyur hujan deras. Selain itu, kondisi Bank Anda juga tutup sejak Sabtu (28/2/15) lalu.
Pelaku melompati pagar dan masuk ke dalam bilik ATM yang posisinya persis depan pintu masuk Bank Anda. Mesin ATM dibuka paksa, namun gagal. Aksi pertama gagal, pelaku malah mencoba masuk ke dalam bank Anda dengan cara melewati lubang kecil pintu pagar harmonika di belakang mesin ATM.
Kejadian diketahui ketika pelaku telah memutus beberapa kabel CCTV dan alarm yang membuat alarm berbunyi keras dan pelaku kabur melalui jalan masuk semula. Sejumlah staf kantor yang berada di sekitar kehilangan jejak pelaku yang lebih cepat melarikan diri.
"Tapi ini bukti, kalau sitem pengamanan bank di Kota Malang bagus. Buktinya, suara alarm kencang bisa menghindarkan Bank Anda dari kerugian. Meski begitu jangan lengah, tidak hanya bank, pengusaha toko emas juga harus tetap waspada atas kejadian ini," pungkasnya. (erz/han)