PA Kepanjen Disatroni Kawanan Maling

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di PA Kepanjen yang dibobol maling, kemarin siang.

KEPANJEN- Aksi pencurian dikawasan perkantoran kembali marak. Kali ini, kawanan pencurian beraksi di kantor Pengadilan Agama (PA) Kepanjen, dini hari kemarin. Dari tempat itu, para pelaku berhasil menggondol sejumlah barang berharga. Diantaranya dua buah laptop, sebuah kamera digital dan uang tunai Rp 3,5 juta.
Panitera PA Kepanjen Akhmad Muzaeri SH mengatakan, saat peristiwa pencurian berlangsung, kantor tersebut dijaga oleh tiga orang petugas keamanan.
“Namanya apes, mau bagaimana lagi. Sudah dijaga oleh tiga orang petugas keamanan, masih saja kebobolan,” ujar Muzaeri kepada Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, perisitwa pencurian itu diketahu pertama kali Kasubag Kepegawaian Yussi Chandra. Saat itu, saksi pertama kali datang ke kantor tersebut sekitar pukul 06.15 WIB. Seperti biasanya, dia menuju lantai dua untuk melakukan pengecekan. Saat itu, dia curiga ruangan kesekretariatan yang terbuka. “Saat diperiksa oleh Bapak Yussi, di dalam ruangan tersebut sudah berantakan. Berkas-berkasnya keluar dan seluruh laci meja yang ada di dalam ruangan itu, kondisinya terbuka,” terangnya.
Mengetahui hal itu, dia memanggil tiga orang petugas keamanan tersebut. Setelah itu, dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kepanjen. Dijelaskannya, pelaku pencurian tersebut diketahui sebanyak dua orang. Hal itu, melalui rekaman CCTV yang ada di dalam ruangan tersebut. Namun, wajah para pelakunya tidak kelihatan.
“Maklum, kejadiannya pada dini hari, jadi tidak kelihatan wajah pelaku melalui rekaman itu. Apalagi lampu di dalam ruangan itu, dimatikan,” terangnya.
 Dia menduga, dua pelaku tersebut mengincar brankas yang berada di PA Kepanjen. Namun, keberadaan berankas tersebut, memang tidak ada di dalam ruangan kesekretaritan.
“Meski para pelaku berhasil mencongkel brankas, tidak mendaptkan hasil apa-apa. Karena kami lebih memilih menyimpang uang di bank,” terang Muzaeri.
Petugas kepolisian yang datang, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, diketahui para pelaku masuk ke lokasi, lewat sawah yang berada di belakang. Pelaku naik ke lantai dua, dengan menggunakan tangga yang berada di tempat itu. “Yang jelas, para pelaku ini masuk lewat jendela yang berada di lantai dua. Karena terdapat bekas congkelan yang berada di jendela tersebut,” ujar Waka Polsek Kepanjen AKP Endro Yulianto di tempat yang sama.
Lanjut dia, melalui olah TKP itu juga, nantinya akan diperiksa sidik jari yang tertinggal di jendela tersebut. Kemudian memeriksa dengan seksama rekaman CCTV. “Saat kejadian, tiga orang petugas keamanan ini sudah melakukan penjagaan. Namun, mereka tidak mengetahui. Mereka akan kami periksa lebih lanjut,” pungkasnya. (big/aim)